Wabah Covid-19 Invasi Korea:
Warga Daegu: Sampai Minggu Lalu Kami Mengira Coronavirus Persoalan Orang Lain

Mobil ambulance standby di Kota Daegu, Korea Selatan, Minggu (23/2/2020). Foto: AsiaNikkei
Mobil ambulance standby di Kota Daegu, Korea Selatan, Minggu (23/2/2020). Foto: AsiaNikkei
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

DAEGU, SURYAKEPRI.COM – Warga Daegu, kota keempat terbesar di Korea Selatan, kini dihantui virus corona Covid-19. Padahal, hingga pekan lalu itu masih dianggap sebagai persoalan orang lain.

Di distrik komersial Dongseongro yang biasanya ramai di Daegu, pada hari Senin (24/2/2020), hanya terlihat beberapa pejalan kaki, membuatnya tampak seperti kota hantu.

Foto di media setempat terlihat para pekerja mengenakan pakaian pelindung hitam dan masker putih, menyemprotkan desinfektan di cabang Lotte Department Store yang populer tetapi sepi pengunjung.

Oh Sang-hak, seorang sopir taksi, mengatakan, dirinya tidak bekerja selama beberapa hari karena merasa tidak nyaman menjemput orang asing di tengah situasi virus yang menyebar di kota itu.

“Sepertinya waktu telah berhenti … dan tidak ada gerakan,” kata Oh. “Sampai minggu lalu, kami mengira coronavirus adalah persoalan orang lain,” imbuh dia.

Lee Nag-hyeon (63), menuturkan, dia menganggap laporan media tentang ketakutan virus di Daegu agak berlebihan. Namun, dirinya melihat seorang perempuan mengenakan masker dan sepasang sarung tangan sekali pakai ketika dia naik kereta bawah tanah pada hari Senin. Lee juga mendengar tentang staf toko mengenakan kacamata ketika melayani pelanggan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.