Watanabe, Pria Tertua di Dunia Meninggal di Usia 112 Tahun

Chitetsu Watanabe (112) berpose di sebelah kaligrafi yang ia tulis setelah dianugerahi sebagai pria tertua di dunia oleh Guinness World Records, di Joetsu, prefektur Niigata, Jepang utara.  (Berita Kyodo via AP, File)
Chitetsu Watanabe (112) berpose di sebelah kaligrafi yang ia tulis setelah dianugerahi sebagai pria tertua di dunia oleh Guinness World Records, di Joetsu, prefektur Niigata, Jepang utara.  (Berita Kyodo via AP, File)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TOKYO, SURYAKEPRI.COM – Seorang pria Jepang yang dinobatkan sebagai pria tertua di dunia,  Chitetsu Watanabe, telah meninggal dunia pada usia 112 tahun.

Guinness World Records menyerahkan sertifikat kepada Chitetsu Watanabe sebagai pria tertua di dunia pada 12 Februari 2020.

Organisasi dan rumah duka yang menangani jasadnya mengonfirmasi pada Selasa (25/2/2020) bahwa Watanabe telah meninggal hari Minggu (24 Februari).

Surat kabar Jepang, Mainichi,  mengutip sumber-sumber keluarga menuliskan bahwa  Watanabe tidak bisa makan baru-baru ini, mengalami demam, dan kesulitan bernapas beberapa hari sebelum kematiannya

Watanabe meninggalkan lima anak, 12 cucu, 16 cicit, dan satu buyut buyut, tulis Mainichi.

Watanabe lahir pada tahun 1907 dan bekerja di Taiwan selama 18 tahun. Setelah kembali ke Niigata, Jepang utara, ia bekerja untuk pemerintah prefektur sampai pensiun.

Dia menanam buah-buahan dan sayuran di pertanian keluarga dan menyukai puff krim dan bonsai, seni tradisional Jepang memelihara pohon-pohon kecil berukir.

Dia sering memberitahu bahwa rahasia umur panjang adalah tetap tersenyum.

Guinness di Jepang menyampaikan belasungkawa kepada keluarganya.

Orang tertua yang masih hidup juga orang Jepang, Kane Tanaka, seorang perempuan berusia 117 tahun.(*)

Editor: Eddy Mesakh | Sumber: APNews.com

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.