Suara Ketua DPRD Kota Batam Bergetar Usai Membesuk Korban Kecelakaan Bimbar, Berharap Kejadian Terakhir

Kondisi Eriska, korban kecelakaan di Bukit Daeng saat di RS Awal Bros.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Suara Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto bergetar. Nada suaranya parau dan berat ketika menceritakan kondisi Eriska Yuliana, korban tabrakan di bukit Daeng Mukakuning, Batam.

Kondisi terkini Eriska Yuliana, remaja asal Magetan Jawa Timur yang juga adik dari Sri Wahyuni korban tewas dalam kasus kecelakaan angkot Bimbar itu masih dalam perawatan di RS Awal Bros Batam.

Nuryanto pada Kamis (27/2) menyatakan kejadian ini harus menjadi pelajaran dan bahan evaluasi pemerintah, terutama Dinas Perhubungan Kota Batam.

Cak Nur, sapaan Nuryanto, berharap ini menjadi kejadian terakhir.

Baca: Waspada Gelombang Tinggi sampai Jumat Pagi 28 Februari, Natuna Utara Bisa 4 Meter

Baca: DR HM Soerya Besuk Korban Kecelakaan di Bukit Daeng, Kondisi Eriska Sudah Stabil

Baca: RAMALAN ZODIAK CINTA HARI INI, Kamis 27 Februari 2020, Libra Isi Batin, Aquarius Vitalitas, Pisces Menggoda

Nuryanto mengatakan, Dishub harus menjalankan tugas dan wewenangnya untuk menangani persoalan transportasi di Batam.

“Kalau kita melihat kejadian ini tentu kita sangat prihatin, trenyuh, dan ini menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dan dinas terkait,” katanya.

Menurutnya kecelakaan ini terjadi, selain karena kelalaian dan ketidak patuhan sopir angkot itu sendiri, juga harus dilihat bagaimana kondisi kelayakan kendaraan-kendaraan ada, yang selama ini masih dioperasikan di Kota Batam.

“Semua kendaraan harus dicek kelayakannya, tiap tahun di-up date mana yang masih layak, mana yang tidak layak, mana yang mati KIR-nya, dan lain-lain. Ita kan? Itu tugas mereka,” kata Nuryanto.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.