Waspada Gelombang Tinggi sampai Jumat Pagi 28 Februari, Natuna Utara Bisa 4 Meter

Ilustrasi gelombang tinggi
Ilustrasi gelombang tinggi
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKAPRI.COM – Badan Meteorologi, Klimtologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia, yang berlaku hingga Jumat 28 Februari 2020.

Peringatan dini di situs BMKG, yang diakses Suryakepri.com pada Kamis (27/2/2020) pagi, sekitar pukul 08.45 WIB, menjelaskan sebagai berikut:

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari Utara – Timur Laut dengan kecepatan 3 – 22 knot. Sedangkan di wilayah selatan Indonesia dari Barat – Utara dengan kecepatan 5 – 23 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan utara Sabang, Laut Natuna, Perairan Utara Jawa Tengah, Laut Flores, Perairan Kep. Sangihe hingga Talaud, Laut Banda.

Kondisi  tersebut mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Kondisi Laut

Gelombang sedang dengan ketinggian 1,25-2,50 meter diperkirakan akan terjadi di Perairn utara Sabang, utara Jawa Timur, barat Sumatera, Selat Makassar, Samudera Hindia barat, perairan  Samarinda.

Kondisi serupa terjadi di Selat Sunda, peraira nBalikpapan, selatan Jawa Barat hingga tengah Laut Flores, Selat Bali, Selat Lombok, Selat Alas, bagian selatan  perairan Kalimantan Utara.

Gelombang setinggi 1,25 – 2,5 meter juga berpeluang terjadi di Selat Sape, bagian selatan Laut Sulawesi, perairan selatan Pulau Sabu, Pulau Rote, dan perairan utara Sulawesi, Laut Sawu, Maluku bagian selatan.

Samudra Hindia selatan NTT, perairan selatan Sulwesi Utara, Laut Natuna, perairan utara Kepulauan Banggai – Sula,  Perairan Kepulauan Anambas hingga Kepulauan Natuna juga diperkirakan terjadi gelombang setinggi 1,5 – 2,5 meter.

Demikian pula terjadi di Laut Banda, Selat Karimata, Kepulauan Sermata-Leti hingga Tanimbar, Laut Jawa dan Laut Arafuru.

Gelombang 2,50 – 4 Meter

Gelombang setinggi 2,50 hingga 4 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia, selatan Jawa Timur hingga NTB dan Perairan Halmahera.

Situasi itu juga berpeluang terjadi di Laut Natuna Utara, Laut Halmahera, perairan Raja Ampat, bagian utara perairan Kepulauan Sangihe, hingga barat Kepulauan Talaud, Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua.(*)

Penulis/Editor: Eddy Mesakh | Sumber: BMKG

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.