Sopir Taksi di Pelabuhan Batam Centre: Dapat 1 Penumpang dari Malaysia-Singapura Sudah Syukur

sopir taksi Batam mengeluh dengan kebijakan lockdown di Malaysia.(suryakepri.com/romi)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Keputusan Pemerintah Malaysia yang akan melakukan lockdown mulai 18 Maret mendatang membuat sejumlah supir taksi konvensional mengeluh.

Mereka sangat bingung akan nasib mereka beberapa hari ke depan pasca adanya kebijakan tersebut.

Joni, petugas taksi Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center mengaku belum tahu harus berbuat apa bila kapal-kapal ferry yang melayani rute dari Batam ke Singapura dan Malaysia tidak beroperasi.

Baca: Sebelum Lockdown di Malaysia Pelabuhan Internasional Batam Center Ramai, Penumpang Majukan Jadwal

Baca: Ferry Keberangkatan Luar Negeri dari Karimun Masih Normal, INSA: Penumpang Anjlok 50 Persen

Baca: Lion Air Group Kandangkan Belasan Pesawat di Bandara Hang Nadim Batam

“Belum tahu harus gimana. Karena sumber pendapatan kami hanya dari penumpang-penumpang di sini,” katanya, Selasa (17/3/2020) siang.

Menurut Joni, sebelum adanya penghentian operasional kapal ferry di Pelabuhan Batam Center, dirinya dan 110 supir taksi sudah mengalami kesulitan dalam hal pendapatan.

Pasalnya, sejak Januari lalu, jumlah penumpang sudah menurun dibandingkan biasanya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.