Bukan Sekadar Coret-coret, Enam Karya Terbaik Writter Batam Hiasi Proyek Pelebaran Jalan di Batam

Para seniman membuat karya seni grafitti dan mural di sebuah tembok di wilayah Nagoya.(suryakepri.com/nando)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Bukan Sekadar Coret-coret, Enam Karya Terbaik Writter Batam Hiasi Proyek Pelebaran Jalan di Batam. Itu merupakan bagian dari karya grafitti dan mural

SURYAKEPRI.COM, Batam – Apa yang terlintas di benak kita saat mendengar kata “Seniman Jalanan”? Sebagian orang mungkin akan berpikiran bahwa para pelaku seniman jalanan ini adalah bentuk lain dari perbuatan vandalisme yang merugikan.

Bagi beberapa pihak, bahkan tentunya dengan hasil yang ada dapat dinilai menjadi polusi visual.

Baca: Suasana Haru, Gubernur Nonaktif Kepri Nurdin Basirun Dituntut Hukuman 6 Tahun 3 Bulan

Baca: Beri Arahan Pendaftar Polri, Kapolres Tanjungpinang; Jangan Percaya Oknum Janjikan Lulus

Baca: Warga Greenland Sempat Takut Mendekati Sopir Taksi yang Meninggal Dalam Mobil

Adanya image negatif di masyarakat ini, menjadi poin penting bagi generasi millenial pecinta seni untuk mulai memberikan pemahaman kepada masyarkat awam dari sudut pandang yang berbeda.

Yaitu dengan karya yang saat ini notabene menjadi spot khusus terutama bagi para pecinta fotography, walaupun hanya sekedar ingin memperindah koleksi foto pada media sosialnya.

Proses mengubah image negatif mengenai para pecinta seni jalanan, yang saat ini banyak diikuti oleh anak muda juga didukung oleh kecanggihan tehnologi.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.