Lockdown, Ekonomi Malaysia Bisa Terpukul
Pemerintah Berikan Bantuan Bulanan Rp1,9 juta bagi Pekerja Selama 6 Bulan

Warga berbelanja kebutuhan di sebuah supermarket di tengah kekhawatiran akan gangguan pasokan setelah Malaysia mengumumkan penutupan perbatasannya. Foto: Reuters via SCMP
Warga berbelanja kebutuhan di sebuah supermarket di tengah kekhawatiran akan gangguan pasokan setelah Malaysia mengumumkan penutupan perbatasannya. Foto: Reuters via SCMP
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KUALA LUMPUR, SURYAKEPRI.COM –  Keputusan Lockdown parsial yang diambil Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin pada Senin (16 Maret) malam, dinilai bakal memukul perekonomian negeri jiran.

Muhyiddin mengalokasikan 120 juta ringgit atau sekitar Rp392 miliar untuk bantuan keuangan bulanan bagi sekitar 33 ribu pekerja selama enam bulan.

Setiap pekerja yang terkena cuti spesifik akibat virus corona akan mendapatkan bantuan keuangan bulanan sebesar 600 ringgit (sekitar Rp1,96 juta) per bulan. Itu dikhususkan bagi pekerja yang dipaksa mengambil cuti tanpa dibayar sejak 1 Maret 2020.

Pemerintah juga memeberikan diskon 2 persen biaya listrik untuk sektor komersial, industri dan pertanian, serta pengguna domestik dari 1 April hingga 30 September.

Kontraksi ekonomi yang serius diperkirakan terjadi karena putusnya rantai pasokan dan masalah ketenagakerjaan.

“Dalam hal pekerjaan, perusahaan akan melihat banyak masalah karena mereka perlu mengeluarkan biaya tetapi tidak ada produksi, tidak ada produktivitas yang terjadi,” kata pengamat politik dan ekonomi Terence Gomez dikutip SCMP, Selasa.

“Bagaimana mereka akan mengatur biaya tenaga kerja ketika tidak ada yang pergi ke kantor? Tuntutan pasar tidak dapat dipenuhi ketika orang tidak bisa bekerja,” imbuh Gomez.

“Pemerintah lambat untuk bertindak atas hal ini meskipun pada awalnya mengendalikannya. Setelah pertemuan keagamaan itu, seharusnya bertindak cepat dan menghentikan pertemuan massa, perjalanan dibatasi,” papar Gomez.

“Keragu-raguan terbukti menjadi kehancuran kita, meningkatkan masalah sampai tidak ada pilihan lain selain mengunci [lockdown], yang akan berdampak serius pada perekonomian.”

Tabligh 27 Februari – 1 Maret

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.