Takut Dikarantina, WNI Pilih Bertahan di Malaysia, Penumpang Luar Negeri di Karimun Bisa Dihitung Jari

Seorang petugas di pintu masuk terminal keberangkatan luar negeri pelabuhan internasional Karimun terlihat santai dikarenakan sepi penumpang. (Foto Suryakepri.com/rachta yahya)
Seorang petugas di pintu masuk terminal keberangkatan luar negeri pelabuhan internasional Karimun terlihat santai dikarenakan sepi penumpang. (Foto Suryakepri.com/rachta yahya)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Keputusan Malaysia dan Singapura lockdown berimbas terhadap jumlah penumpang dari dan ke Karimun, Kepulauan Riau.

Pelabuhan internasional Karimun kini makin sepi penumpang.

Baca: 4 Rumah Sakit dan Tenaga Medis Lengkap Siap Layani Pasien Corona, Sesuai Standar WHO

Kalaupun ada penumpang ke Malaysia dan Singapura, bisa dihitung dengan jari.

Kondisi itu membuat petugas di pelabuhan internasional sedikit terlihat santai.

Ketua Asosiasi Pengusaha Kapal Indonesia (INSA) Kabupaten Karimun, Bustami Datuk Marah menyebut penumpang tujuan Singapura paling banyak hanya 10 orang.

“Itu pun penumpang warga Singapura. WNI nyaris tidak ada lagi yang berangkat, takut dikarantina setiba di Singapura,” kata Bustami, Kamis (19/3/2020).

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.