Air di Batam di Titik Kritis, ATB Buat Skenario Penggiliran “4 Hari Off 3 Hari Hidup”

Kondisi waduk Duriangkang Batam yang kini telah kritis.(suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

PT ATB sudah menyiapkan skenario penggiliran atau rationing. Kondisi air baku di waduk Duriangkang sudah nyaris menyentuh dasar waduk.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Hujan yang sempat menguyur kota Batam pada Senin (23/3) belum mempengaruhi kondisi air baku di dam atau waduk air baku di Batam.

ATB sudah menyiapkan skenario penggiliran untuk warga Batam. Sebab kondisi air baku yang ada sudah kritis.

Kondisi air di waduk Duriangkang, Batam sudah mencapai minus 3,38 meter dari permukaan bangunan pelimpah.

Baca: Kadinkes Kepri Benarkan Ada Pasien PDP Covid-19 di Karimun Meninggal Dunia

Baca: RAMALAN ZODIAK CINTA BESOK, Rabu 25 Maret 2020, Leo Pikiran Gelap, Taurus Rasa Gembira, Virgo Masuk Akal

Baca: SAH, Komisi X Sepakat Ujian Nasional 2020 Ditiadakan, Nilai Kelulusan Berdasarkan Rapor

Jika level air turun 2 centimeter lagi, maka Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tanjungpiayu akan berhenti beroperasi dan berdampak pada ratusan industri.

ā€œJika sudah menyentuh level minus 3,4 dari permukaan bangunan pelimpah, maka pipa Intake IPA Tanjungpiayu sudah menyentuh dasar waduk. Jadi tak mungkin lagi beroperasi,ā€ ujar Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus, Selasa (24/3).

Dengan tumbangnya IPA Tanjungpiayu, maka Batam telah kehilangan produksi air bersih sebesar 225 liter per detik.

Waduk tersebut selama ini melayani sekitar 21 ribu pelanggan di wilayah Tanjungpiayu dan sekitarnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.