Skenario Baru Penggiliran Air di Batam Kemungkinan Diluluskan BP Batam

Suasana sekitar waduk Duriangkang dan Sei Ladi yang sudah menyusut airnya.(suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Setelah ATB mengumumkan kondisi waduk Duriangkang Batam sudah pada titik puncak kritis, BP Batam merespon.

BP Batam akan mengumumkan kondisi terkini krisis air di Batam, termasuk kemungkinan diberlakukannya rationing atau penggiliran bagi warga Batam.

Seperti undangan yang diterima Suryakepri.com, rencananya BP Batam akan mengumumkan kemungkinan diberlakukannya rationing pada Kamis (26/3) siang.

Baca: Ini Dia Fatwa MUI Kepri Mengenai Pelaksanaan Sholat Jumat dan Shalat Berjamaah

Baca: Video Viral Keluarga Peluk Pasien Corona yang Meninggal di Kolaka, Ini Kata Kepala Gugus Tugas Covid-19

Baca: Ramalan Zodiak 25 Maret 2020, Leo Harus Belajar Menahan Diri

“Press Conference oleh Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan, Bpk Ir Binsar Tambunan pada Kamis (26/2) di Lobby Gedung Marketing Centre BP Batam. Agenda : Press Conference Tentang Kemungkinan Rationing Air,” demikian pemberitahuan tersebut.

Rencana rationing sempat disampaikan ATB menyusul kian kritisnya air baku di waduk penyangga utama di Batam pada pertengahan bulan lalu.

PT ATB menyiapkan skenario 2 hari mati dan 5 hari mengalir. Namun BP Batam tidak menyetujui skenario itu dan menunda sambil menunggu alternatif yang diupayakannya.

Kini BP Batam kembali mengumumkan kondisi air baku yang telah menyentuh titik kritis, tinggal 2 cm di atas batas minimal IPA bisa beroperasi.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.