Thursday, July 18, 2024
HomeLainnyaInternasionalIni Tanda-tanda Wabah Virus Corona Bakal Mereda 

Ini Tanda-tanda Wabah Virus Corona Bakal Mereda 

spot_img

SURYAKEPRI.COM – Ahli Biofisika peraih Nobel 2013, Profesor Michael Levitt, menunjukkan tanda-tanda ketika wabah virus corona akan berakhir.

Profesor di Stanford University itu meyakini tidak terlalu lama lagi wabah global ini akan berakhir.

“Ketika membahas penyakit, itu sangat menakutkan orang karena mereka terus mendengar tentang kasus baru setiap hari. Tetapi fakta bahwa tingkat infeksi melambat berarti akhir pandemi sudah dekat, ”kata Levitt kepada Calcalist, sebuah harian di Israel dikutip Firstpost pada 23 Maret 2020.

Profesor Levitt telah secara tepat telah membuktikan prediksinya untuk kasus di China.

Dari pengamatannya, terdapat pola serupa, sebagaimana terjadi di China, akan terjadi secara global.

Pada awalnya akan ada ‘ledakan’, peningkatan secara cepat jumlah orang yang teridentifikasi terkena corona. Seiring dengan itu, jumlah orang yang meninggal pun akan bertambah dengan cepat.

Jumlah korban ini, di hari-hari berikutnya akan terus bertambah, namun dengan laju yang lebih lambat.

Bila laju penambahan jumlah secara konsisten menurun dibanding hari-hari sebelumnya, itu adalah tanda-tanda bahwa wabah akan mereda.

Levitt telah mempelajari statistik korban, kemudian, pada 1 Februari, dia mengeluarkan prediksi yang dikutip banyak media di China, bahwa kasus Covid-19 di negara itu akan mencapai 80.000 korban dengan kematian sebanyak 3.250 orang.

Prediksi itu mendekati tepat, dimana pada 16 Maret, jumlah penderita corona mencapai 80.259 kasus dengan 3.245 meninggal. Penambahan pasien harian juga terus menurun. Kini, epidemi corona di China, terutama di pusat wabah Wuhan, bisa dibilang sudah berakhir.

Levitt memprediksi negara-negara lain pun akan mengikuti pola serupa, bahkan tanpa harus menjalankan sistem lockdown ketat seperti yang dilakukan China.

Ia kini menganalisis data dari 78 negara yang melaporkan adanya penambahan 50 kasus baru setiap harinya. Levitt melihat adanya ‘tanda-tanda pemulihan’ di banyak negara itu.

Yang menjadi fokus perhatiannya bukanlah total jumlah kasus, namun jumlah kasus baru yang teridentifikasi setiap hari.

“Jumlahnya tentu saja masih mengkhawatirkan, tetapi tanda-tandanya jelas bahwa ada pelambatan kenaikan.”

Dia bahkan melihat itu terjadi di Iran. Meski penambahan kasus di Iran setiap hari masih konstan (di atas 1.000), namun Levitt percaya Iran sudah melewati puncak krisis.

Saat ini Iran mencatat 27,017 kasus dan 2,077 kematian. Tetapi Levitt mengatakan, “Iran sudah melewati titik tengah perjalanan.”

Itu artinya penularan dan kematian akibat Covid-19 di Iran akan segera berakhir. (*)

Penulis/Editor: Eddy Mesakh | Sumber: LA Times, First Pos

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER