Masjid Agung Karimun Resmi Ditutup, Lafazd Azan Hayya alas Shalaah Diganti Shollu fii Buyutikum

ilustrasi - Pendakwah kondang, Ustadz Abdul Somad atau UAS saat hadir di Masjid Karimun. Dewi UAS warga bahkan rela jalan dini hari dan sholat subuh di Masjid Karimun.(Suryakepri.com/Rachta Yahya)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Masjid Agung Karimun Resmi Ditutup, Lafazd Azan Hayya alas Shalaah Diganti Shollu fii Buyutikum

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Masjid Agung Karimun, Kepulauan Riau resmi ditutup dari aktivitas sholat fardhu berjamaah dan sholat Jumat.

Keputusan itu tertuang dalam surat edaran Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Karimun Nomor: 041/DKM-MAK/B/III/2020 tertanggal 26 Maret 2020.

Ada 14 poin yang termaktub dalam SE DKM Masjid Agung Karimun itu.

Baca: Tim Buser Polsek Lubukbaja Berenang Kejar Pelaku Curanmor ke Tengah Laut

Baca: Update Terkini!!! Data Covid-19 di Kepri 26 Maret, Jumlah ODP Mencapai 1.004 Orang

Baca: Satreskrim Polres Tanjungpinang Melacak Penyebar Foto Pasangan Kekasih yang Kena Gerebek

Selain meniadakan sholat fardhu berjamaah dan sholat Jumat, Masjid Agung Karimun juga menghentikan sementara kegiatan pengajian rutin, pengajian bulanan, pengajian umum, Majelis Ta’lim, TPQ dan pondok pesantren.

Namun untuk sholat sendirian, DKM Masjid Agung Karimun masih memperbolehkan dengan tetap mengikuti prosedur kewaspadaan dini untuk pencegahan dan penularan Covid-19.

“Keputusan ini diambil karena ketidakmampuan kami untuk mengetahui Orang Dalam Pengawasan (ODP) atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang datang beribadah,” kata Kabag Humas dan Administrasi Umum DKM Masjid Agung Karimun, Iash Maulana, Kamis (26/3/2020).

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.