OJK Kepri Harapkan Lembaga Pembiayaan Patuhi Aturan Pelonggaran untuk Debitur

Ridwan (tengah) saat ditemui di kantor OJK Kepri beberapa waktu lalu.(suryakepri.com/nando)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepulauan Riau, Iwan M Ridwan menuturkan bahwa pihaknya telah mengeluarkan Peraturan OJK (POJK) nomor 11/POJK.03/2020.

Peraturan itu tentang stimulus Perekonomian Nasional sebagai kebijakan Countercyclical dampak penyebaran Covid-19 yang mulai berlaku sejak 13 Maret 2020 sampai 31 Maret 2021.

“Ini kebijakan OJK pusat, untuk stimulus dalan menyikapi dampak negatif pandemi Covid-19 terhadap pelaku usaha,” ujarnya, Jumat (27/03/2020) saat dihubungi.

Baca: VIDEO Detik-detik Erupsi Gunung Merapi Jumat Siang, Kolom Abu Bergulung Setinggi 5.000 Meter

Baca: Tak Sengaja Menginjak Ular, Seorang Pecalang Dipatuk di Bagian Betis Saat Amankan Wilayah

Baca: 5 Warga Sumbar Positif Covid-19, 2 Pasien di Bukittinggi

Ridwan menuturkan, stimulus yang diberikan berupa pelonggaran penilaian kualitas kredit dan restrukturisasi kredit di industri perbankan, dengan sasaran debitur yang terkena dampak langsung.

“Perbankan diharapkan dapat proaktif dalam dalam mengidentifikasi debitur yang terkena dampak Covid-19 dengan segera menerapkan POJK stimulus,” lanjutnya.

Ridwan juga menuturkan, ada beberapa poin yang dapat dilakukab oleh lembaga pembiayaan atau perbankan, dalam mengidentifikasi para debitur.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.