Hebat, Bintan Kembali Ekspor 24,8 Ton Santan Kelapa Organik ke Jerman

Petugas Karantina Pertanian Tanjunpinang saat memeriksa bahan baku kelapa PT. Bionesia Organic Foods, Lobam, Bintan (Suryakepri.com/istimewa)
Petugas Karantina Pertanian Tanjunpinang saat memeriksa bahan baku kelapa PT. Bionesia Organic Foods, Lobam, Bintan (Suryakepri.com/istimewa)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Di tengah kondisi perekonomian dunia yang sedang terpukul oleh pandemi virus corona atau Covid-19, Kabupaten Bintan, Kepri, masih bisa mengekspor produk kelapa olahan berupa santan kelapa organik ke Jerman.

Kali ini, PT. Bionesia Organic Foods kembali mengekspor santan kelapa (coconut milk organic) sebanyak 4.321 kaleng atau 24,8 Ton dengan nilai invoice Rp672.903.936 tujuan Jerman.

“Hari ini kita melakukan pemeriksaan terhadap komoditas pertanian berupa santan kelapa yang akan diekspor ke Jerman. Selain itu kita juga melakukan pemeriksaan kelapa yang didatangkan dari Kabupaten Natuna sebagai bahan baku untuk diolah PT. Bionesia,” kata Ainal Ikram selaku pejabat Karantina Pertanian Tanjunpinang dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/3/2020).

“Bahan baku kelapa organik diperoleh dari petani di sekitar Kepri ini adalah kesempatan yang bagus bagi petani kelapa, bahwa kelapa mereka akan terus dibeli perusahaan, asalkan memenuhi standar organik yang mereka tetapkan,” katanya.

Di tengah wabah Covid-19 yang melanda dunia, petani harus terus bertani untuk ketersediaan pangan dunia.

Karantina Pertanian akan tetap melayani untuk memastikan kesehatan dan keamanan komoditas pertanian yang akan anda lalu lintaskan. (*)

Penulis : Muhammad Bunga Ashab | Editor: Eddy Mesakh

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.