Tiap Hari Ada 3.000 WNI Pulang ke Daerah Asal Lewat Kepri, Jangan Lockdown Lokal

Acara rapat koordinasi soal pemulangan pekerja migran asal Indonesia yang melewati Kepri.(suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Plt Gubernur Kepulauan Riau H Isdianto menegaskan jika saat ini beberapa pintu masuk atau pelabuhan yang ada di Kepauan Riau sedang banyak-banyaknya menerima kepulangan Warga Negara Indonesia(WNI) dari Malaysia dan Singapura.

Jumlahnya pun tidak tanggung-tanggung, yakni mencapai 3.000 per harinya. Hal ini diperkirakan masih akan berlanjut.

Sehingga dikhawatirkan hal ini akan berdampak yang kurang baik bagi masyarakat Kepri sendiri. Masyarakat menjadi resah dan sebagainya, apalagi ditengah krisis saat ini.

Baca: Plt Gubernur Kepri: Taati Imbauan Pemerintah, Kita Mengkhawatirkan Penularan

Baca: UPDATE Data Jumlah Positif Corona di Tanjungpinang 29 Maret Melampaui Batam, Se-Kepri 14 Orang

Baca: Nenek 70 Tahun di Bintan Timur Jatuh ke Dalam Sumur

“Melihat kondisi ini kami minta kepada seluruh Gubernur se-Indonesia agar tidak melakukan lockndown di daerahnya. Karena ada orang-orangnya di Kepri. Kalau lockdown dilakukan dikhawatirkan masyarakatnya akan numpuk di Kepri,” kata Isdianto saat menghadiri rapat koordinasi melalui video conference yang dilaksanakan, Minggu (29/3).

“Dan jujur saja hal ini akan merepotkan kami. Jujur saja, ngurus warga kami saja kami sudah kwalahan. Apalagi kalau ada warga daerah lain yang numpuk di sini”.

“Makanya kami mohon kepada Bapak Menteri agar segera mencarikan solusi guna menyelesaikan persoalan ini,” kata Isdianto saat menghadiri rapat koordinasi melalui video conference yang dilaksanakan, Minggu (29/3)

Rapat ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dengan agenda Rapat Koordinasi terkait Kewajiban Karantina Arus Balik Pekerja Migran Indonesia.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.