9 Petani Desa Ngaluran Disambar Petir usai Panen Padi, 4 Orang Meninggal di Lokasi Kejadian

Peristiwa itu bermula saat korban bersama petani lainnya bermaksud pulang ke rumaj selepas bekerja memanen padi.

Saat di perjalanan, hujan turun disertai petir.

Mendengar suara petir menggelegar, sontak mereka berhamburan menyelamatkan diri.

Namun, empat petani yang berlindung di dekat mesin perontok padi, ternyata tersambar petir hingga meninggal dunia di lokasi.

”Terdengar suara dor, seperti bunyi bom, yang ngedos langsung bubar menyelamatkan diri. Kejadiannya cepat sekali,” kata Kepala Dusun Ngaluran Abdul Muarif saat dikonfirmasi, Ahad.

Kapolres Demak AKBP Fidelis Purna Timuranto menjelaskan, sekitar pukul 11.00 WIB, rombongan petani itu memanen padi di sawah.

Namun, 45 menit kemudian cuaca mendung. Selanjutnya rombongan tersebut beristirahat untuk makan.

Ketika hendak pulang, hujan turun disertai petir dan menyambar rombongan itu.

”Mendapat informasi kejadian tersebut, anggota Polsek Karanganyar langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Ada korban meninggal karena tersambar petir,” kata Fidelis.(*)

Editor: ucu Rahman|Sumber: GoRiau.com