Spanyol Catat Rekor Kematian Tertinggi, 849 Meninggal dalam 24 Jam

Petugas membawa keluar jenazah dari instalasi pemulasaran jenazah di Madrid, Spanyol. Spanyol adalah negara kedua dengan angka kematian tertinggi setelah Italia akibat wabah Covid-19. (Foto: AFP via SCMP)
Petugas membawa keluar jenazah dari instalasi pemulasaran jenazah di Madrid, Spanyol. Spanyol adalah negara kedua dengan angka kematian tertinggi setelah Italia akibat wabah Covid-19. (Foto: AFP via SCMP)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

MADRID, SURYAKEPRI.COM – Spanyol kembali mencapai rekor baru angka kematian dengan 849 orang meninggal dalam 24 jam akibat Covid-19 pada 31Maret.

Saat ini jumlah kematian keseluruhan di Spanyol menjadi 8.269 per Rabu (1/4/2020).

Peningkatan terjadi setelah sehari di mana jumlah kematian sedikit menurun, meningkatkan harapan bahwa epidemi bisa mencapai puncaknya di Spanyol, yang telah mencatat jumlah kematian tertinggi kedua di dunia dari virus, setelah Italia.

Spanyol juga mengalami penambahan 9.222 orang dinyatakan positif virus selama 24 jam terakhir, meningkatkan jumlah kasus dikonfirmasi menjadi 94.417.

Sebelumnya, pada Senin (30 Maret), Spanyol melaporkan 812 kematian akibat virus corona dan tambahan lebih dari 6.000 kasus terkonfirmasi.

Per hari itu, jumlah kasus positif di Spanyol menjadikannya negara ketiga, bersama AS dan Italia, melampaui jumlah kasus di China.

Pihak berwenang Spanyol memberlakukan lockdown nasional dua pekan silam dalam upaya menghentikan penyebaran cepat virus itu.

Taktik itu telah diterapkan berbagai negara di seluruh dunia, termasuk pembatasan baru pada hari Senin oleh Moskow, yang hanya membolehkan warga meninggalkan rumah mereka untuk pekerjaan yang esensial, berbelanja makanan atau obat, atau untuk kepentingan darurat kesehatan.

Covid-19 disebabkan oleh virus corona tipe baru bernama SARS-CoV-2. Ini adalah penyakit yang sangat menular yang dimanifestasikan terutama oleh demam, masalah pernapasan (batuk, sesak napas), nyeri otot dan mudah lelah.

Pada orang tua dan sakit kronis, penyakit ini mungkin lebih parah dan bahkan berakibat fatal.(*)

Penulis/Editor:Eddy Mesakh |Sumber: Straits Times, AFP, VoA

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.