Nurdin Basirun Melalui Tim Hukum Bacakan Pleidoi, Gubernur Kepri Non Aktif Minta Bebas

Suasana haru usai sidang tuntutan Nurdin Basirun di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (18/3).(suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – Setelah dituntut penjara selama enam tahun penjara oleh JPU KPK pada sidang dua pekan lalu, Gubernur Kepri nonaktif, Nurdin Basirun mengajukan nota pembelaannya (pleidoi).

Nurdin Basirun menjalani sidang dengan sistem teleconference dalam agenda pembacaan pleidoinya, Kamis (1/4).

Tim Kuasa Hukum Nurdin Basirun meminta kepaada majelis hakim agar kliennya dibebaskan dari tuntutan.

Baca: Dituntut 6 Tahun oleh Jaksa, Nurdin Basirun Akan Ajukan Pleidoi pada 1 April

Baca: KRONOLOGI, Pembakaran Kapal Nelayan Karimun di Tambelan, ABK dan Tekong Diamankan Polisi

Baca: Malaysia Lockdown, Belasan TKI Nekat Sewa Speedboat per Kepala Rp4 Juta

Tim kuasa hukum berpendapat bahwa tidak boleh dipaksakan untuk mencari kesalahan terdakwa.

Mantan Bupati Karimun itu menjalani sidang melalui fasilitas teleconference dengan Majelis Hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat.

“Klien kami, Gubernur Kepri nonaktif, Nurdin Basirun menyampaikan pembelaan atas tuntutan JPU KPK dari Gedung Merah Putih KPK. Sementara Majelis Hakim dan JPU KPK tetap berada di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat,” ujar Tim Penasehat Hukum (PH) Nurdin Basirun, Andi Muhammad Asrun.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.