Kapal 20 GT sudah Dibakar, Nasib Tekong dan 12 Orang ABK asal Karimun Masih Dilindungi Polisi

Ilustrasi, kapal nelayan terbakar.(Suryakepri.com/istimewa)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BINTAN, SURYAKEPRI.COM – Kapolsek Tambelan Ipda Missyamsu Alson menceritakan kondisi Tekong dan 12 Anak Buah Kapal (ABK) KM Harapan Jaya 1 dari Karimun yang kapalnya dibakar oleh sekelompok orang.

“Situasi masih kondusif. Jadi, pas ada kejadian itu ABK minta perlindungan di Polsek Tambelan. Untuk pengamanan kita minta backup dari TNI terhadap pengamanan ABK kapal,” kata Ipda Alson di Mapolres Bintan, Jumat (3/4/2020).

Lanjut, kata Alson, untuk penyebab insiden ini masih diselidiki lebih lanjut dibantu Reskrim Polres Bintan.

“Untuk penyebabnya masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata dia.

Disampaikannya, selama ini aturan penangkapan ikan nelayan di perairan Tambelan ada kesepakatan bersama antara nelayan dan pemerintah.

Aturannya, setiap kapal nelayan berkapasitas di atas 20 GT tidak diperbolehkan menangkap ikan di dalam 20 mil dari bibir pantai.

“Kapal luar 20 GT ke atas di zona tangkap di bawah 20 mil dari bibir pantai tidak boleh nangkap ikan,” ujarnya.

“Apabila ketahuan dan ditangkap akan kapalnya ditenggelamkan dan ABK dipulangkan. Untuk kapal kemarin itu nangkap pada 11 mil,” jelasnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.