Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar: Ini Syaratnya, Prosedurnya, dan Pengecualiannya

Pertokoan di Nagoya Batam tampak sepi setelah regulasi bagi dit4erapkan.(suryakepri.com/purwoko)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) telah terbit.

Menteri Kesehatan mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona itu siap diberlakukan.

Seiring masih simapng siurnya pedoman aturannya bagi pengambil kebijakan di daerah, maka ada sejumlah poin yang ditekankan.

Baca: Pasar Tos 3000 Nagoya Membeludak, Beredar Kabar Mulai Selasa Jam Buka Dibatasi

Baca: Ular Piton Panjang 6 Meter Nyaris Sambar Warga Lingga

Baca: Ular Piton Sepanjang 6 Meter di Daik Lingga Akhirnya Dijadikan Santapan Buaya

Mulai dari tataa cara pengajuan persetujuan pembatasan, hingga persyaratan-persyaratannya.

Aturan yang diteken dan mulai berlaku 3 April 2020 itu mengatur soal tata cara pengajuan permohonan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk pencegahan wabah corona.

Di beleid tersebut diatur, untuk dapat ditetapkan status PSBB, suatu wilayah provinsi/kabupaten/kota harus memenuhi sejumlah hal.

Kriteria sebagai berikut:

1. Jumlah kasus dan/atau jumlah kematian akibat penyakit meningkat dan menyebar secara signifikan dan cepat ke beberapa wilayah.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.