Sempat Ngeluh Kurang Enak Badan, Identitas Mayat Ditemukan di Kosan Karimun Terungkap

Polisi dan warga mengevakuasi mayat yang ditemukan di rumah kos di Karimun, Minggu (5/4/2020). Foto Suryakepri.com/ist
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Terungkap, identitas mayat yang ditemukan di kos-kosan di Karimun, Minggu (5/4/2020).

Mayat tersebut ditemukan setelah mengeluarkan bau tak sedap di sebuah kamar kos, Bukit Sidomulyo, RT 1 RW 2, Kelurahan Tanjungbalai, Kecamatan Karimun, Karimun, Kepulauan Riau.

Identitas korban diungkapkan Kapolsek Balai Karimun, AKP Budi Hartono.

Budi menyebut korban bernama Herman (59) asal Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Meski begitu, Herman sudah lama menetap di Karimun dan sudah memiliki KTP Karimun.

“Namanya Herman, usia 59 tahun. Aslinya dari Selat Panjang, Meranti, Riau, tapi sudah lama menetap di Karimun. Almarhum juga sudah punya KTP Karimun. Alamat di Sei Lakam Timur,” kata AKP Budi Hartono.

Budi Hartono mengatakan, kasus itu terungkap berkat dua orang saksi yakni Rosdeni dan Sudarto.

Keduanya mencium bau tak sedap sekitar TKP penemuan. Saat ditelusuri ternyata berasal dari kamar kos Herman.

“Yang nemukan pertama kali Rosdeni dan Sudarto,” kata Budi.

Budi menyebut, ketika ditemukan, mayat Herman dalam kondisi terbaring di atas kasur, menggunakan baju dan kaos kaki.

Berdasarkan keterangan saksi, Budi mengatakan, Herman terakhir kali terlihat, Jumat (3/4/2020).

“Almarhum sempat bilang dia kurang enak badan,” kata Budi.

Budi juga memastikan Herman bukan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang baru kembali dari luar negeri.

Sebaliknya Herman sehari-hari bekerja serabutan. Korban di Karimun tinggal seorang diri pasca bercerai dengan istrinya.

“Dia bukan TKI, kerja serabutan di Karimun. Dia kos sendirian, sudah cerai,” kata Budi. (*)

Penulis: Rachta Yahya | Editor: Eddy Mesakh

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.