Mulai Kamis 9 April, Setiap Orang yang Masuk Bank BCA Harus Dicek Suhu Tubuh

Pengumuman BCA tentang pengukuran suhu tubuh setiap orang yang akan masuk bank tersebut. (Foto: Suryakepri.com/Eddy Mesakh)
Pengumuman BCA tentang pengukuran suhu tubuh setiap orang yang akan masuk bank tersebut. (Foto: Suryakepri.com/Eddy Mesakh)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Terhitung mulai Kamis (9/4/2020), Bank Central Asia (BCA) akan mengukur suhu tubuh setiap orang yang masuk ke bank tersebut.

Hanya orang yang memiliki suhu tubuh di bawah 37,5 derajat celcius yang diizinkan masuk ke dalam bank itu.

Hal tersebut akan diterapkan oleh bank swasta nasional tersebut dengan menempelkan pengumuman di semua pintu masuk, baik di kantor wilayah/cabang di seluruh Indonesia.

Seperti pengumuman yang dilihat Suryakepri.com tertempel di pintu masuk kantor cabang BCA kawasan Botania, Batam Centre, Senin (6/4/2020).

Dalam pengumuman itu disebutkan, “Sejalan dengan komitmen BCA untuk menjaga keselamatan dan kesehatan karyawan maupun nasabah BCA,mulai 9 Maret 2020 BCA mengadakan pengecekan suhu tubuh untuk setiap orang yang memasuki Kantor Wilayah/Cabang BCA.”

“Mohon maaf atas ketidaknyamanan Anda.”

Upaya yang dilakukan BCA tersebut demi mencegah penularan virus corona penyebab Covid-19 yang kian meluas di Indonesia.

Hingga Senin ini, di Provinsi Kepulauan Riau saja, menurut rilis Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diterima Suryakepri.com, tercatat 10 orang positif terinfeksi Covid-19.

Itu masing-masing 5 orang di Batam, Tanjungpinang (4 orang), dan Karimun (1 orang).

Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) menurun menjadi 1.852 orang yang mana sehari sebelumnya sebanyak 1.946 orang.

Jumlah ODP itu di Batam 1.284 orang, Tanjungpinang 149 orang, Bintan 63 orang, Karimun 246 orang, Anambas 7 orang, Natuna 100 orang dan Lingga 3 orang.

Kemudian, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 129 orang tersebar di Batam 71 orang, Tanjungpinang 32 orang, Bintan 8 orang, Karimun 11 orang, Anambas 3 orang, Natuna 4 orang dan Lingga nihil.

Sementara itu yang meninggal dunia masing-masing 3 pasien positif dan 3 PDP yang sampelnya masih dalam proses pengujian. Tujuh orang lainnya meninggal karena penyakit penyerta tetapi telah dinyatakan negatif.(*)

Penulis: Eddy Mesakh

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.