Ular Piton Sambar Ayam Malam Hari di Lingga, Hanya Tinggalkan Bulu-bulu di Semak

Warga Lingga menggotong ular piton sepanjang 6 meter.(suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Penemuan ular piton (Python) dengan ukuran panjang 6 meter oleh warga Kampung Pahang, Kelurahan Daik, Kabupaten Lingga, Kepri pada Sabtu (4/4/2020) siang, ternyata sering terjadi.

Fendi salah seorang warga Kampung Pahang, yang juga ikut dalam penangkapan ular piton itu, menjelaskan, di hutan di Kampung Pahang memang masih banyak ular besar.

Bahkan setiap malam ada saja ternak warga yang hilang karena disantap ular-ular besar itu.

“Kebanyakan ayam hilang saat malam hari. Nanti kemudian (baru diketahui setelah) ditemukan oleh warga bulu ayam di semak-semak,” ujarnya.

Lanjut Fendi, warga Kampung Pahang juga selalu berhati-hati jika masuk hutan.

Dalam bepergian beraktifitas harus berombongan, dua atau tiga orang untuk masuk ke hutan.

“Tidak boleh sendiri-sendiri masuk hutan, karena masih banyak ular yang mungkin lebih besar dari yang 6 meter ini,” ungkap Fendi.

Menurut catatan Suryakepri.com, ular besar juga sempat ditangkap warga pada sekitar 5 bulan lalu.

Ular Phyton sepanjang 6 meter ditangkap warga dan petugas Damkar Lingga di Dusun Cenut Desa Mepar, Lingga, tepatnya pada Selasa (20/8/2019).

Sapriadi orang yang melihat pertama kali ular tersebut, pagi itu bersama rekannya mencari kayu.

Saat masuki area hutan Cenut, mereka menemukan seekor ular Phyton di dalam lubang sebuah pohon besar.

Ular piton sepanjang enam meter itu kemudian ditangkap warga yang waktu itu segera mengundang petugas Damkar.

Yang membuat kaget, saat ditangkap, di dalam lubang kayu besar itu juga ditemukan telur ular piton cukup banyak. Jumlahnya sekitar 100 butir.

Penangkapan tidak mudah. Induk ular itu sempat berusaha lari dengan merayap naik melalui lubang pohon.

Beruntung warga dan petugas cukup sigap. Untuk memaksa ular keluar warga melakukan pengasapan di lobang pohon.

Sekitar 30 menit kemudian ular akhirnya turun ke bawah dan kemudian dijinakkan warga.

“Akhirnya dalam waktu 30 menit, piton yang berada dalam pohon keluar karena tidak tahan kena asap api. Saat keluar, kami memasang jerat kepala, akhirnya ujar sepanjang enam Meter dapat kami taklukkan,” imbuh Supriadi.

Ular piton besar itu lalu dibawa pulang, dan hingga kini dipelihara warga.(*)

Penulis: Romi Kurniawan|Editor: Ucu Rahman

 

 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.