Pandemi Covid-19:
Israel Berlakukan Jam Malam, Tetap Lockdown saat Paskah dan Ramadhan

Paramedis Magen David Adom dalam alat pelindung menempatkan seorang pria yang dicurigai memiliki coronavirus ke dalam ambulan di pinggiran Tel Aviv Bnei Brak, 31 Maret 2020. (Gili Yaari / Flash90 via Times of Israel)
Paramedis Magen David Adom dalam alat pelindung menempatkan seorang pria yang dicurigai memiliki coronavirus ke dalam ambulan di pinggiran Tel Aviv Bnei Brak, 31 Maret 2020. (Gili Yaari / Flash90 via Times of Israel)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan jam malam dan tetap menjalankan lock down saat liburan Paskah hingga Ramadhan yang akan datang untuk mengendalikan wabah virus corona di negara itu.

Netanyahu mengumumkan hal itu pada Senin (6/4/2020). Pemerintah Israel hanya membolehkan orang meninggalkan rumah untuk membeli makanan atau kegiatan sangat penting.

Dalam pidato yang disiarkan secara nasional, Netanyahu mengatakan, pemerintah masih melakukan pembatasan selama Paskah, yang dimulai Rabu malam, dengan jamuan makan yang dikenal sebagai “Seder”.

Mulai Selasa sore, Israel akan melarang perpindahan antar kota. Dari Rabu malam hingga Kamis pagi, warga Israel tidak akan diizinkan meninggalkan rumah mereka.

PM Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pembatasan perjalanan serupa akan diberlakukan untuk liburan Paskah dan Ramadhan yang akan tiba beberapa hari lagi.

Saat ini Israel telah mencatat 9.006 orang terinfeksi virus corona. Sebanyak 59 orang meninggal dan 585 dinyatakan sembuh.

Berlakukan Jam Malam

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.