Muncul Ide Penguburan Sementara di Taman Kota:
Ini Seperti 9/11, Kata Direktur Rumah Duka New York City

Seorang lansia dirawat di NYU Langone Health Center pada 23 Maret 2020 ketika Kota New York bergulat melawan wabah virus corona. (Foto dari bussiness insider oleh Angela Weiss/AFP melalui Getty Images)
Ilustrasi. Seorang lansia dirawat di NYU Langone Health Center pada 23 Maret 2020 ketika Kota New York bergulat melawan wabah virus corona. (Foto dari bussiness insider oleh Angela Weiss/AFP melalui Getty Images)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

NEW YORK, SURYAKEPRI.COM – Direktur rumah duka New York City, Pat Marmo,  mengatakan dia berurusan dengan jenazah tiga kali lebih banyak dibanding biasanya.

“Ini hampir seperti 9/11, berlangsung berhari-hari, berhari-hari,” katanya, Selasa (7/4/2020).

Marmo merujuk peristiwa serangan teroris pada gedung kembar World Trace Center (WTC) pada 11 September 2001. Asal tahu, serangan terorisme itu menewaskan setidaknya 2.996 orang di New York City, Washington DC, dan Shanksville, Pennsylvania.

Hingga Selasa (7 April) pagi, sudah 3.202 orang meninggal di New York City akibat COVID-19. Itu telah melampaui korban tewas pada peristiwa 9/11 di kota itu, yakni sebanyak 2.753 orang.

Pejabat kesehatan kota pada Selasa pagi juga mengumumkan bahwa dalam 24 jam terakhir tercatat 727 orang meninggal akibat virus corona. Ini adalah kematian terbesar dalam satu hari yang dilaporkan di kota tersebut sejauh ini.

“Di belakang setiap angka-angka itu adalah seorang individu, sebuah keluarga, seorang ibu, ayah, saudara perempuan, saudara laki-laki,” kata Gubernur New York Andrew Cuomo, Selasa.

“Begitu banyak rasa sakit lagi hari ini bagi banyak warga New York,” imbuh Cuomo pada konferensi pers.

Cuomo juga mencatat pada hari Selasa bahwa jumlah penerimaan ICU harian di negara bagian telah menurun. Di seluruh negara bagian, ada 138.836 kasus yang dikonfirmasi dan 5.489 kematian akibat virus, kata Cuomo.

Ahli bedah umum AS Jerome Adams pada hari Minggu telah membandingkan minggu kematian yang akan datang dari virus dengan serangan 11 September.

“Ini akan menjadi momen Pearl Harbor kami dan saat 9/11, hanya saat itu tidak akan dilokalisasi, itu akan terjadi di seluruh negeri,” kata Adams dalam sebuah penampilan di Fox News.

Seorang anggota dewan Kota New York mengatakan pada Senin bahwa kota itu sedang menyusun “rencana darurat” untuk membangun parit di taman Kota New York untuk memakamkan jenazah sementara waktu. Namun para pemimpin kota mengatakan belum rencana saat ini untuk melakukannya.

Kerusakan Ekonomi 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.