Pasien Dikenakan Tarif Rp2 Juta, Bidan Siti Malikah Lupa sudah Berapa Banyak Menggugurkan Kehamilan

Ilustrasi, aborsi janin
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Bidan bernama Siti Malikah mematok tarif Rp 2 juta kepada setiap pasien yang akan mengaborsi janinnya. Biaya itu hanya untuk membayar jasanya.

Belum termasuk obat-obatan untuk menggugurkan kandungan.

”Pasien juga bisa beli sendiri atas petunjuknya,” ujar Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Ardian Satrio Utomo kemarin (6/4/2020).

baca juga: Aksi Nekat, Pria di Tasikmalaya Ini Selundupkan 7 Truk Berisi Bahan Nuklir

Sudah tiga tahun ini tersangka menjalankan praktik aborsi. Banyak pasien yang sudah ditanganinya. Bidan tersebut hingga lupa jumlah pasien yang menggunakan jasanya.

”Berdasar keterangan tersangka, hampir setiap bulan ada pasien,” katanya

Praktik aborsi itu selalu dilakukan secara berpindah-pindah dari hotel ke hotel. Siti kerap memberikan referensi kepada pasien lokasi-lokasi yang dianggap aman untuk mengaborsi pasiennya.

baca juga: RAMALAN ZODIAK CINTA LUSA, Jumat 10 April 2020, Virgo Ada Angin Gairah dan Kebebasan

Tersangka sudah tahu caranya masuk hotel sehingga tidak dicurigai akan mengaborsi janin. Dia bersama pasiennya berpura-pura sebagai tamu hotel biasa.

”Hotelnya ganti-ganti, selalu berpindah. Pihak hotel tidak tahu kalau dia akan aborsi. Tahunya sebagai tamu biasa,” ucapnya.

baca juga: Pemilik Akun Facebook Fanny Jeffry Jadi Tersangka, Tanpa Bukti Sebarkan Hoax

Setelah berhasil mengeluarkan janin dari rahim pasien, Siti menganggap tugasnya sudah selesai dan pulang. Begitu pula saat mengaborsi janin pasien pasangan kekasih Risa Amelia dengan Muzammil.

”Oroknya urusan pasien. Dia tidak mau tahu. Yang dia kerjakan melakukan tindakan aborsi,” ungkapnya.

Muzammil kemudian menemui Siti. Keduanya bertransaksi dan sepakat.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.