UPDATE Kasus 8 Pemancing Karimun-Batam Ditangkap Aparat Malaysia Saat Hanyut, Ada Kabar Baik dan Buruk

Delapan pemancing Karimun dan Batam di penjara Malaysia usai ditangkap, 10 Maret 2020. Foto Suryakepri.com/ist
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Update kasus 8 pemancing Karimun dan Batam, Kepulauan Riau ditangkap aparat Malaysia saat hanyut, 10 Maret 2020.

Hampir sebulan meringkuk di penjara polis marin Malaysia, dua nasib berbeda dialami 8 pemancing asal Karimun dan Batam, Kepri.

Kabar baiknya, 4 orang pemancing dikabarkan akan dideportasi otoritas Malaysia.

Keempatnya yakni Azuan, Suandi, Agus Salim dan Kamil.

“Alhamdulillah, kabarnya 4 orang akan dideportasi,” kata Kepala Desa Keban, Kecamatan Moro, Karimun, Kepri, Taufik Yusuf, Senin (6/4/2020) sore.

Namun begitu, Taufik Yusuf mengaku belum memperoleh informasi lebih lanjut kapan deportasi keeempatnya.

“Belum tahu kapan, Malaysia masih lockdown, jadi belum dapat kabar lagi,” kata Taufik Yusuf.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.