Nurdin Basirun Dicabut Hak Politiknya 5 Tahun, Pilkada 2024 Kemungkinan Belum Bisa Maju

Terdakwa Gubernur Kepulauan Riau nonaktif Nurdin Basirun (kiri) menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (19/12/2019). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc. (FOTO/ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Nurdin Basirun divonis dengan hukuman tambahan berupa pencabutan hak politik selama 5 tahun. Kemungkinan pada Pilkada serentak 2024 belum bisa maju.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Nurdin Basirun masih pikir-pikir melakukan langkah hukum banding atas vonis majelis hakim PN Tipikor Jakarta Pusat.

Dalam putusannya yang dibacakan dalam sidangnya, Kamis (9/4) siang, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nonaktif, Nurdin Basirun divonis 4 tahun penjara.

Nurdin juga divonis dengan hukuman tambahan berupa pencabutan hak politik selama 5 tahun.

Baca: BREAKING NEWS – Gubernur Kepri Nonaktif Nurdin Basirun Divonis 4 Tahun Penjara

Baca: Cucu Kesayangannya Asyik Asoy Geboy di Kamar, Nenek dan Kakek Ini Syok

Baca: Lama Berpisah dengan Istri, Pria Berstatus Duda Ini Ajak Gadis Belia Asoy Geboy Berulang Kali

Bahkan terkait kasus gratifikasi, Nurdin juga diwajibkan membayar uang pengganti senilai Rp 4.228.500.000.

Dengan vonis tambahan berupa pencabutan hak politiknya selama 5 tahun, berarti dimungkinkan Nurdin tidak bisa ikut dalam pilkada pada 2024 mendatang.

Hanya saja, kemungkinan itu tidak berlaku jika kemudian langkah hukum Nurdin Basirun mendapatkan putusan lain di tingkat lebih lanjut.

Dalam sidangnya, Kamis (9/4) siang, Ketua Majelis Hakim Yanto saat membacakan amar putusan menyatakan Terdakwa Nurdin Basirun telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.