Ekspedisi 63 di Stasiun Luar Angkasa ISS:
Terbang ke Luar Angkasa, 3 Astronot Ini Lakukan Social Distancing Paling Ekstrem

Kru Soyuz MS-16 masing-masing Chris Cassidy dari NASA (kiri), Anatoli Ivanishin (tengah) dan Ivan Vagner, keduanya dari Roscosmos. (Foto: Andrey Shelepin/Pusat Pelatihan Kosmonot Gagarin)
Kru Soyuz MS-16 masing-masing Chris Cassidy dari NASA (kiri), Anatoli Ivanishin (tengah) dan Ivan Vagner, keduanya dari Roscosmos. (Foto: Andrey Shelepin/Pusat Pelatihan Kosmonot Gagarin)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

COSMODROME, SURYAKEPRI.COM –  Inilah social distancing paling ekstrem. Tiga astronot ini meninggalkan Bumi untuk hidup selama enam bulan di luar angkasa, Kamis (9/4/2020).

Seorang mantan Angkatan Laut AS atau Navy SEAL, seorang pilot pesawat tempur Rusia, dan seorang insinyur Rusia, terbang menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Astronot NASA, Chris Cassidy, dan kosmonot Anatoli Ivanishin, dan Ivan Vagner dari perusahaan ruang angkasa federal Rusia, Roscosmos, menggunakan pesawat ruang angkasa Soyuz MS-16 milik Rusia.

Para antariksawan itu diluncurkan oleh roket Soyuz 2.1a, yang pertama kali terbang dengan awak dari Situs 31 di Baikonur Cosmodrome di Kazakhstan.

Mereka meninggalkan Bumi pada pukul 4:05 pagi EDT (08:05 GMT atau 13:05 waktu setempat Kazakhstan) dalam waktu enam jam perjalanan untuk mencapai stasiun ruang angkasa.

Peluncuran ini disaksikan oleh lebih sedikit penonton karena adanya pandemi virus corona, demi mencegah penularan penyakit COVID-19.

Juga mencegah tiga antariksawan itu membawa virus ke ISS yang bisa saja menulari mereka yang saat ini berada di sana.

Para kru juga telah mengikuti periode karantina yang sangat ketat sebelum penerbangan ke luar angkasa. Mereka tidak mengundang anggota keluarga dan tamu-tamu lain ke Baikonur untuk menyaksikan peluncuran tersebut.

“Kami menerapkan tindakan pencegahan yang sama persis, yakni menjaga jarak sosial,” kata Cassidy dalam wawancara dengan NASA sebelum peluncuran.

“Semua tim [menjalani karantina] sangat ketat, tidak ada interaksi dengan anggota tim kontrol.”

“Kami telah mengambil langkah-langkah ekstra untuk memastikan para kru tiba di stasiun ruang angkasa dalam keadaan sehat,” kata Ivanishin pada konferensi pers pra-penerbangan.

“Kami tidak mengundang tamu, tidak ada anggota keluarga atau teman yang datang. Kami benar-benar terisolasi pada tahap akhir ini,” papar Cassidy.

Keluarga kru hanya bisa menyaksikan peluncuran pesawat luar angkasa itu dari pusat pelatihan kosmonot di Star City, di luar Moskow.

Pergantian Komando 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.