Wednesday, February 28, 2024
HomeTanjungpinangKetua DPRD Kepri Jumaga Nadeak: Penanganan Corona Masih Terkesan Sendiri-sendiri

Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak: Penanganan Corona Masih Terkesan Sendiri-sendiri

spot_img

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Jumaga Nadeak mendesak agar semua pasien Covid-19 di Kepri dipindahkan ke Rumah Sakit Khusus di Pulau Galang.

Jumaga mendesak Pemprov Kepri melalui Dinas Kesehatan Provinsi segera memindahkan seluruh pasien dari rumah sakit di seluruh kabupaten/kota  dipindahkan ke RS Khusus di Galang. Ini juga diharapkan dapat mengurangi risiko terpapar ke orang lain.

“Kalau bisa, semua pasien diarahkan ke sana (RS Galang). Sehingga penangangannya lebih terkontrol,” pinta Jumaga saat teleconference dengan jajaran Pemprov Kepri, Senin (13/4/2020).

Jumaga mendesak hal itu lantaran dirinya melihat jumlah pasien Covid-19 di Kepri terus meningkat setiap hari namun terkesan berjalan sendiri-sendiri.

Sementara Ketua Fraksi PDIP Lis Darmansyah mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri seharusnya mulai menggandeng sektor swasta untuk sama-sama melawan pandemi ini.

Sebab, saat ini semua pihak, termasuk swasta, menunggu ajakan pemerintah dalam memerangi virus Corona ini.

“Sektor swasta pasti ingin ikut membantu. Coba diajak karena mereka kan punya dana CSR yang bisa dimanfaatkan oleh kita,” kata Lis Darmansyah pada kesempatan yang sama.

Isdianto Waspadai OTG

Sementara itu, Plt Gubernur Kepri Isdianto merinci jumlah penderita Corona di Kepri yang disebutnya mencapai 23 orang (update: 27 orang), tersebar di Kota Batam 10 orang (update: 12 orang), Tanjungpinang 12 orang (update: 14 orang) dan 1 orang di Karimun.

“Yang perlu kita waspadai sekarang adalahang orang tanpa gejala (OTG). Karena saat ini sekitar 676 orang di Kepri,” kata Isdianto.

Adapun jumlah PDP di Kepri mencapai 164 orang dan ODP telah mencapai 2.153. Pemprov Kepri kata Isdianto saat ini sedang mematangkan rencana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Kita sedang mempertimbangkan PSBB ini dapat segera berlaku di Kepri,” papar Isdianto.

Di tempat yang sama, Sekretaris Gugus, TS Arief Fadilla mengatakan bahwa saat ini Pemprov sedang melakukan refocusing anggaran sesuai arahan dari Presiden.

Adapun total anggaran untuk penangangan Covid mencapai Rp230 miliar yang dibagi dalam tiga kluster.

Pertama, penangangan kesehatan termasuk bantuan kepada Kabupaten Kota melalui program kegiatan maupun belanja tidak terduga sebesar Rp64.298.123.000.

Selanjutnya, Penangangan Dampak ekonomi yaitu berupa bantuan sembako sebanyak 425 ribu paket untuk seluruh Kepri melalui pos belanja tidak terduga sebesar Rp127.500.000.000.

“Kami juga menyediakan social safety net (Jaring pengaman sosial), baik yang dilaksanakan melalui program kegiatan maupun belanja tidak terduga, termasuk di dalamnya hibah kepada instansi vertikal sebanyak Rp 38.588.188.980,” papar Arief. (*)

Penulis : Muhammad Bunga Ashab | Editor: Eddy Mesakh

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER