Punya PCR Sendiri, Batam tak Perlu Lagi Kirim Sampel ke Jakarta, Bisa Bantu Riau dan Jambi

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi menunjuk alat polymerase chain reaction (PCR) untuk menguji sampel swab untuk mengetahui apakah seseorang positif atau negatif tertular virus corona. (Foto: Media Center Batam)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi menunjuk alat polymerase chain reaction (PCR) untuk menguji sampel swab untuk mengetahui apakah seseorang positif atau negatif tertular virus corona. (Foto: Media Center Batam)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Kota Batam selangkah lebih maju dalam perang melawan wabah virus corona penyebab Covid-19. Kini Batam sudah memiliki alat PCR sendiri, sehingga tidak perlu lagi mengirim sampel swab ke Jakarta.

Batam memiliki dua alat polymerase chain reaction (PCR), bantuan dari Singapura. Dengan adanya alat tersebut, Batam telah mengambil sampel swab seluruh pasien dalam pengawasan (PDP) untuk diuji sendiri.

Menurut rilis Media Center Batam, hingga Minggu (12/4), seluruh 93 PDP yang ada di Batam telah diambil sampel swabnya untuk diuji menggunakan PCR.

“Ini karena kita sudah bisa melakukan pemeriksaan di Batam, tanpa harus dikirim ke Jakarta,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi.

Pemeriksaan berlangsung di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam yang merupakan unit pelaksana di bawah Kementerian Kesehatan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.