Ini Alasan Mengapa Tidak Ada Kematian Akibat Covid-19 di Vietnam

Para petugas medis berpakaian hazmat, alat pelindung diri level 1, saat melayani seorang lanjut usia yang datang memeriksakan diri. (Foto dari SCMP)
Para petugas medis berpakaian hazmat, alat pelindung diri level 1, saat melayani seorang lanjut usia yang datang memeriksakan diri. (Foto dari SCMP)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

HANOI, SURYAKEPRI.COM – Vietnam sejauh ini menjadi salah satu negara yang paling berhasil menangani wabah virus corona. Ketika jumlah pasien dan korban meninggal terus meningkat negara-negara tetangga, Vietnam hanya mencatat 265 kasus positif tanpa seorangpun meninggal dunia.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memuji kemampuan Vietnam dalam menghadapi krisis kesehatan global ini.

Mereka berbeda. Pemerintah negara-negara lain umumnya menerapkan lockdown untuk mengatasi epidemi yang ada. Vietnam juga melakukan hal yang sama, tetapi untuk mencegah dan menghindari terjadinya krisis nasional.

Berbatasan langsung dengan China, Vietnam langsung melakukan beberapa kombinasi tindakan tegas sejak awal.

Mereka melakukan pengujian secara ekstensif, karantina yang kuat, dan memiliki persatuan sosial. Itu, sejauh ini berhasil menghindari kehancuran seperti yang terlihat di Eropa dan Amerika Serikat.

Statistik resmi menunjukkan saat ini ada lebih dari 75.000 orang dalam karantina atau isolasi. Mereka telah melakukan lebih dari 121.000 tes, dan hingga Selasa (14/3/2020), negeri itu hanya memiliki 260 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Sampai saat ini, belum ada kematian terkait virus, dan tingkat infeksi sangat jauh lebih rendah dibanding Korea Selatan, Singapura, bahkan Taiwan – yang semuanya telah dipuji secara luas di media global atas tanggapan efektif mereka terhadap pandemi.

Respon Cepat Jadi Kunci Sukses 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.