Kapal Misterius Mendadak Muncul di Perairan Raja Ampat

Kapal Pesiar misterius melintas di perairan Raja Ampat disaat wabah corona merebak di Indonesia.(antara)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Kapal pesiar besar tersebut dianggap misterius karena nama, asalnya serta tujuannya tidak terdeteksi oleh alat navigasi daerah setempat.

Bahkan pemerintah daerah pun tidak mengetahui asal usulnya.

Menurut Matius, warga Pulau Mansuar Kabupaten Raja Ampat bahwa kapal pesiar besar tersebut melintas di perairan antara Pulau Mansuar dan Batanta sekitar pukul 11.00 WIT.

baca juga: 9 Cara Agar Tubuh Fit Saat Bangun Pagi, Nomor 7 Paling Enak

Warga bertanya-tanya tujuan kapal tersebut serta aktivitasnya karena saat ini seluruh kawasan wisata Raja Ampat ditutup.

“Kami sudah menghubungi beberapa rekan agar meneruskan pihak-pihak terkait untuk mendeteksi kapal tersebut dengan alat navigasi namun informasi yang kami peroleh bahwa kapal tersebut tidak mengaktifkan alat Sistem Identifikasi Otomatis atau Automatic Identification System atau AIS bagi setiap kapal yang berlayar di perairan Indonesia sehingga dapat dideteksi,” ujarnya.

View this post on Instagram

SURYAKEPRI.COM – Pemerintah telah menetapkan aturan untuk pemudik yang akan kembali ke kampung halaman menggunakan moda transportasi umum lewat Permenhub Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Pengendalian Transportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Virus Corona. Dalam permenhub tersebut, pemudik yang akan menggunakan transportasi umum wajib memiliki surat keterangan sehat dari dokter. Surat keterangan sehat dibutuhkan demi menekan potensi penularan virus corona sepanjang perjalanan. “Kepastian tiket sudah diperoleh sebelum berangkat ke terminal sekaligus membawa surat keterangan sehat,” seperti yang dikutip dari permenhub tersebut. Selengkapnya cek linkin.bio SuryaKepri. www.suryakepri.com #suryakepri #suryakepricom #suryakepridotcom #lawancorona #cegahcorona #kepulauanriau #tanjungpinang #dinkeskepri

A post shared by suryakepri.com (@suryakepricom) on

baca juga: Fakta Habisnya Ruang Rawat Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Rujukan di Batam, Berawal dari Meninggalnya Pasien Nomor 11

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Raja Ampat, Anggiat P Marpaung saat dikonfirmasi mengatakan bahwa tidak ada kapal pesiar besar yang berkoordinasi dan mengajukan izin berlayar di perairan Raja Ampat.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Raja Ampat, M. Said Soltief yang dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya juga tidak mengeluarkan izin masuk kawasan wisata bagi kapal pesiar besar dalam kondisi saat ini.

“Kami sudah berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait kapal tersebut hanya lewat perairan Raja Ampat,” katanya. (*)

Editor: Ucu Rahman|Sumber:antara/jpnn

 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.