[VIDEO] Masih Bandel Tak Mau Pakai Masker? Beginilah Virus Corona Melayang di Sekitar Wajah Anda

Micro droplet atau droplet berukuran sangat kecil bisa melayang dan dapat bertahan lama di udara. Micro droplet inilah yang membawa virus corona untuk kemudian masuk ke dalam tubuh orang lain melalui pernapasan. (Foto: captured NHK TV @Youtube.<br /> <br />
Micro droplet atau droplet berukuran sangat kecil bisa melayang dan dapat bertahan lama di udara. Micro droplet inilah yang membawa virus corona untuk kemudian masuk ke dalam tubuh orang lain melalui pernapasan. (Foto: captured NHK TV @Youtube.

Jika gambaran dari penelitian di China tidak membuat Anda memahami bagaimana virus corona yang menumpang pada droplet menyebar di udara dan menular dari satu individu ke individu lainnya.

Televisi NHK menunjukkan percobaan yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas Toho, Jepang. Potongan video dari televisi itu beredar luas di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Dalam video itu, para peneliti Jepang menggunakan kamera berkecepatan tinggi dan  resolusi sangat tinggi yang mampu menangkap gambar partikel berukuran 0.1 micrometer (1/10.000 milimeter).

Dengan bantuan pencahayaan laser, rekaman kamera itu memperlihatkan apa yang terjadi ketika seseorang bersin atau bahkan hanya berbicara dengan jarak sekitar satu meter di antara lawan bicaranya.

Terlihat dalam rekaman itu, begitu banyak partikel droplet yang melayang-layang di udara dan bertahan di udara untuk jangka waktu yang lama. Apalagi jika dalam ruangan tertutup.

Tetapi pada ruangan yang memiliki sirkulasi udara bagus, droplet juga melayang di udara, namun lebih cepat terhapus karena terbawa aliran udara.

Demikian juga eksperimen menggunakan komputer yang menunjukkan bagaimana seseorang bisa menularkan virus kepada semua orang di dalam ruangkan ketika dia bersin.

Peneliti Jepang menjelaskan bahwa micro droplet itu membawa sangat banyak virus. Dan karena ukurannya yang sangat kecil, itu dengan mudah akan masuk ke saluran pernapasan orang lain, baik melalui hidung maupun mulut.

Itu mengapa menggunakan masker sangat penting untuk meminimalisir diri setiap individu terpapar virus maupun menularkan kepada orang lain. (*)

Penulis: Eddy Mesakh | Sumber: Jerusalem Post, Video NHK TV.