Jokowi Minta Menpar Siapkan Perlindungan Sosial bagi Para Pekerja Sektor Pariwisata

Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (9/4/2020). (Foto: Setneg)
Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (9/4/2020). (Foto: Setneg)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM  –  Sektor pariwisata termasuk yang paling terpukul akibat pandemi virus corona, menyusul penutupan penerbangan dan implementasi social distancing, bahkan lockdown oleh berbagai negara di seluruh dunia.

Presiden Joko Widodo, ketika melakukan rapat terbatas melalui video conference dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis, 16 April 2020, mengakui bahwa dunia pariwisata merupakan sektor yang paling berat terdampak Covid-19.

“Kita tahu dampak yang paling berat dirasakan dan pertama dirasakan karena Covid-19 ini adalah dunia pariwisata. Baik yang terkena itu hotel, restoran, dan juga yang menyangkut rakyat, yaitu barang-barang kerajinan yang dijajakan di sana,” kata Presiden Jokowi.

“Oleh sebab itu, langkah-langkah mitigasi perlu secepat-cepatnya dilakukan,” kata Presiden.

Presiden menyebutkan tiga langkah mitigasi yang harus segera dilakukan untuk melindungi mereka yang bekerja dan bergerak di sektor pariwisata Indonesia.

Pertama, program perlindungan sosial bagi pekerja yang bekerja di sektor pariwisata.

Presiden meminta agar hal tersebut betul-betul dipastikan ada dan sampai kepada sasaran.

Kedua, realokasi anggaran untuk membantu mereka. Misalnya melalui program padat karya bagi para pekerja di sektor pariwisata.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.