Sekdaprov Kepri: RKB Jelas, Pengeluaran Sesuai Aturan

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau H.TS. Arif Fadillah kembali melakukan Rapat secara Video Conference bersama Pimpinan, Ketua Fraksi, Ketua Komisi dan Anggota Banggar DPRD Provinsi Kepulauan Riau.(suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau H.TS Arif Fadillah kembali melakukan Rapat secara video conference bersama Pimpinan, Ketua Fraksi, Ketua Komisi dan Anggota Banggar DPRD Provinsi Kepulauan Riau, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Lantai IV, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (23/04) petang.

Rapat itu dalam rangka Pembahasan Anggaran Penanganan Pencegahan Covid-19.

Hadir pada kesempatan ini mendampingi Sekda Provinsi Kepri, Asisten Administrasi Umum Hasbi, Kepala Dinas Kesehatan Tjetjep Yudiana, Kepala Dinas PMD dan Kependudukan Catatan Sipil Sardison, Kepala Dinas Kominfo Zulhendri, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Burhanudin, dan Kepala Biro Ortal dan Korpri Ani Lindawaty.

Baca: IKAPTK Kepri Salurkan Bansos Sembako kepada Masyarakat

Baca: Mulai Hari Ini, Jumat 24 April 2020, Seluruh Penerbangan Resmi Ditutup, Ini Aturan Refund Tiket Penumpang

Baca: Kemenhub Resmi Tutup Seluruh Penerbangan Dalam dan Luar Negeri

Arif dalam penyempaiannnya terkait penggunaan APBD untuk penanganan dan pencegahan penularan Covid-19, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau taat pada semua peraturan yang telah dikeluarkan baik oleh Presiden, Menteri Dalam Negeri maupun Menteri Keuangan.

“Kami sangat berhati-hati dalam penggunan anggaran untuk pencegahan covid ini. Semua kebutuhan anggaran sudah dirincikan secara jelas dalam Rencana Kerja Belanja (RKB). Selain itu, untuk setiap pengeluaran belanja akan diawasi dan supervisi baik oleh kejaksaan dan BPKP,” jelas Arif.

Terkait penanganan Covid-19 pada sektor kesehatan yang dianggarkan senilai Rp 22 miliar, Arif pada kesempatan ini menjelaskan bahwa anggaran tersebut belum digunakan sepenuhnya untuk keperluan penanganan pasien covid di Rumah Sakit Ahmad Thabib.

“Anggaran untuk kesehatan setiap hari pengeluarannya disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Anggaran yang ada saat ini digunakan untuk pembelian APD, pengadaan Rapid Test, Belanja Masker, Belanja obat-obatan, Belanja alat kesehatan, belanja untun PCR dan Reagen, pemberian insentif bagi petugas medis serta pembelanjaan untuk hal-hal pendukung lainnya untuk menanagani pasien covid,” urai Arif.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.