Pemko Batam Sayangkan RS Khusus Galang Tolak Pasien Covid-19 dari Batam

Ilustrasi. Presiden Jokowi melaksanakan kunjungan kerja untuk meninjau Rumah Sakit (RS) Khusus Penanganan Covid-19 di Pulau Galang, Kota Batam Kepulauan Riau, Rabu (1/4/2020).(suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam sangat menyayangkan sikap dari pihak RS Khusus Infeksi, Galang, karena menolak pasien Covid-19 yang dirujuk oleh tim Gugus Tugas Batam, Minggu (26/4/2020).

Padahal, rumah sakit yang dibangun sebagai rujukan pasien Covid-19 ini  diharapkan menopang fasilitas yang sudah ada sebelumnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, penolakan ini berawal saat ia dan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hendak merujuk satu orang pasien positif Covid-19 baru ke RS Khusus Infeksi Galang, Minggu siang.

Namun, saat tim berkoordinasi dengan RS Khusus Infeksi Galang, pihak rumah sakit tersebut menolak rujukan tersebut.

“RS Galang sementara tidak terima pasien umum. Siang ini kita mau rujuk tidak diterima,” kata Didi melalui pesan singkat whatsapp.

Didi menjelaskan, pihak RS Khusus Infeksi Galang mengatakan bahwa rumah sakit tersebut hanya diperuntukkan bagi PMI, ABK Kapal dan Jemaah Tabligh yang pulang dari Malaysia.

“Mereka dari awal hanya terima yang ringan dan sedang saja, tidak untuk kasus berat. Kata dir (Direktur RS Khusus Infeksi Galang) nya. Arahan presiden katanya,” kata Didi lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana yang memperoleh informasi tersebut tampak terkejut.

Menurutnya, seharusnya rujukan pasien Covid-19 dari Batam tersebut tidak perlu mendapat penolakan.

“Jika kondisi rumah sakit yang memberikan pelayanan covid-19 penuh, harusnya bisa. Selain itu, PDP yang memerlukan perawatan ICU, wajib diterima,” katanya.(*)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.