Ketua DPRD Batam Nuryanto: Kenapa Ditolak? RS Galang Dibangun Supaya Lebih Dekat…

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam Nuryanto. (Foto: Suryakepri.com/ADL)
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam Nuryanto. (Foto: Suryakepri.com/ADL)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM –  Polemik penolakan seorang pasien positif Covid-19 ke Rumah Sakit Khusus Penyakit Infeksi Galang, dipertanyakan oleh Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto.

Dihubungi Suryakepri.com, Minggu (26/4/2020), pria yang akrab disa[a Cak Nur, pembangunan RS Galang agar lebih dekat dalam menangani warga Batam yang terpapar Covid-19.

Bahkan dengan tegas, ia akan meminta penjelasan mengenani adanya pemberitaan tersebut, baik kepada tin Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, maupun kepada pihak Direktur Rumah Sakit Galang.

“Bukannya Rumkit Galang diperuntukan untuk pasien Covid-19, kenapa ditolak? Ini kok aneh, mesti ada penjelasannya,” tegasnya.

Tidak hanya itu, guna menindaklanjuti polemik ini, Nuryanto meminta agar adanya koordinasi lanjutan, mulai dari Kota Batam, Provinsi Kepri, hingga kepada Pemerintah Pusat.

“Apakah Rumkit Galang belum siap? Apakah harus ada persyaratan tertentu? Jadi bingung kita. Harus ada yang menjelaskan hal ini,” tukas Cak Nur.

Bersamaan dengan polemik ini, Nuryanto juga meminta agar Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto dapat segera turun guna meluruskan adanya permasalahan ini.

“Apabila ini tetap berlanjut, Gubernur harus turun tangan segera,” paparnya.

Dilaporkan sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, penolakan ini berawal saat ia dan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hendak merujuk satu orang pasien positif Covid-19 baru ke RS Khusus Infeksi Galang, Minggu siang.

Namun, saat tim berkoordinasi dengan RS Khusus Infeksi Galang, pihak rumah sakit tersebut menolak rujukan tersebut.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.