Implan Otak Membantu Pria Ini Bisa Kembali Gunakan Tangannya yang Lumpuh 

Ian Burkhart, yang menderita quadriplegia, menggunakan teknologi Battelle NeuroLife untuk mendapatkan kembali kendali atas tangannya yang lumpuh. (Foto: Institut Memorial Battelle via New York Post)
Ian Burkhart, yang menderita quadriplegia, menggunakan teknologi Battelle NeuroLife untuk mendapatkan kembali kendali atas tangannya yang lumpuh. (Foto: Institut Memorial Battelle via New York Post)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM –  Ini adalah harapan bagi orang-orang yang mengalami kelumpuhan, entah karena cedera traumatis atau akibat suatu penyakit, untuk kembali pulih.

Ian Burkhart hampir lumpuh total setelah cedera pada 2010. Tapi sekarang dia adalah pasien pertama yang telah menggunakan sistem baru yang menggabungkan implan otak dengan perangkat lunak pembacaan sinyal untuk memulihkan gerakan dan, yang luar biasa, mengaktifkan kembali indera perasanya.

The New York Post mengutip Syfy Wire,menuliskan kemajuan yang dialami Burkhart. Kemajuannya diulas dalam sebuah makalah baru yang diterbitkan oleh Cell, bahwa teknologi ini bisa mengubah pendekatan dokter melalui proses yang sulit dalam mengobati pasien yang mengalami kelumpuhan.

Cidera tulang belakang bisa sangat menghancurkan. Itu benar-benar dapat mematikan fungsi motorik dan input sensorik pada anggota tubuh yang terkena.

Para peneliti di Battelle Memorial Institute mengembangkan jenis sistem baru untuk menangani kasus-kasus tragis ini, dan itu dimulai dengan implan otak.

Sistem ini bekerja dengan menangkap sinyal yang sangat lemah yang tampaknya bertahan di antara otak dan otot-otot yang lumpuh, bahkan setelah cedera traumatis.

Menguatkan Sinyal Lemah 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.