Hilang Saat Bersihkan Udang Tangkapan, Jasni Dikhawatirkan Diterkam Buaya: Ini Faktanya

Tim SAR Tembilahan, Riau saat mengecakuasi korban Jasni yang dilaporkan hilang di sungai, Rabu (29/4).(suryakepri.com/riauterkini)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

PEKANBARU, SURYAKEPRI.COM – Seorang remaja asal Tembilahan, tepatnya di Kecamatan Batang Tuaka, kabupaten Indragiri Hilir, Riau bernama Jasni, dilaporkan oleh ayahnya hilang di sungai saat ikut mencari udang, Rabu (29/4).

Bahkan Opik, sang ayah khawatir anaknya itu tenggelam karena diterkam buaya.

Ia memang sempat melihat seekor buaya berkeliaran di sungai tempatnya mencari udang, di sungai jembatan getek Desa Sungai Luar, Tembilahan.

Baca: 7 Shio Ini Dapat Hoki Rezeki, Ayam-Kerbau Mulai Bangkit

Baca: BREAKING NEWS – Kakek 90 Tahun Pasien 02 Corona di Karimun Kepri Dinyatakan Sembuh

Baca: Atur Jarak Pembeli dan Penjual di Bengkong, Tim Penanganan Covid-19 Pemko Mulai Bergerak

Diperoleh informasi, Jasni bersama ayahnya, Opik pada pagi itu mencari udang.

Saat membersihkan udang hasil tangkapan, Jasni tiba tiba hilang. Opik sempat melihat keberadaan buaya di sekitar wilayah itu.

Khawatir anaknya dimangsa buaya, Opik langsung minta tolong ke warga dan pos SAR Tembilahan.

Setelah tim SAR Gabungan mencari keberadaan korban yang diduga dimangsa buaya, akhirnya sekitar pukul 10.30 wib, jenazah Jasni ditemukan.

Humas Basarnas Riau, Kukuh, Rabu (29/4/20) mengkonfirmasi, saat ditemukan, jenazah korban masih utuh. Tidak ada ditemukan bekas gigitan hewan di sekujur tubuhnya.

“Setelah melakukan pencarian selama 3 jam-an, dari pukul 07.00 WIB sampai sekitar pukul 10.30 wib, akhirnya tim SAR Gabungan berhasil menemukan jenazah korban atas nama Jasni. Jenazah korban masih utuh dan tidak ditemukan adanya bekas gigitan,” terang Kukuh

Menurutnya, setelah ditemukan, jenazah korban langsung diserahkan ke kaluarga korban. (*)

Editor: purwoko
Sumber: Riauterkini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.