Korea Utara Tuding Amerika dan Korea Selatan Sebarkan Virus Corona di Negara Itu

Parade sambil membawa bendera melintasi patung pendiri negara Kim Il Sung (kiri) dan penerus sekaligus anaknya, Kim Jong Il, saat perayaan 105 tahun kelahiran Kim Il Sung di Pyongyang, 15 April 2017. (Foto: REUTERS/Damir Sagolj via ibtimes.sg)
Parade sambil membawa bendera melintasi patung pendiri negara Kim Il Sung (kiri) dan penerus sekaligus anaknya, Kim Jong Il, saat perayaan 105 tahun kelahiran Kim Il Sung di Pyongyang, 15 April 2017. (Foto: REUTERS/Damir Sagolj via ibtimes.sg)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Otoritas Korea Utara memperingatkan warga bahwa Korea Selatan dan AS yang mereka tuding secara sengaja menyebarkan virus corona di negara itu

Lebih dari itu, ini pertama kali Korea Utara secara tidak langsung mengakui penyebaran virus corona dinegara itu

Wabah virus corona telah menciptakan peta politik baru dimana Korea Utara mulai memainkan permainan politiknya. Ini menambah keruwetan di tengah saling tuding antara AS dan China terkait wabah.

Sebuah sumber di Provinsi Pyongan Selatan, baru-baru ini mengungkapkan hal itu kepada media Korea Selatan Daily NK.

“Sesi pencegahan virus corona diadakan selama pertemuan inminban (unit administrasi terendah di Korea Utara) baru-baru ini.”

“Meskipun tidak ada dokumen resmi untuk mendukung klaim semacam itu, tuduhan tersebut kemungkinan secara tidak langsung telah mengklarifikasi bahwa Korea Utara sebenarnya sedang menderita akibat COVID-19.”

Sumber Daily NK, yang disebut seorang dosen, mengatakan kepada audiensnya bahwa AS dan Korea Selatan “menyemprotkan virus corona pada berbagai item” dan mengirimkannya ke Korea Utara.

Dia memperingatkan bahwa masyarakat harus “waspada” dan jika ada yang menemukan “benda asing”,  mereka harus segera melapor kepada pihak berwenang dan tidak boleh menyentuhnya.

Perlu dicatat bahwa laporan tersebut menunjukkan upaya Korea Utara untuk fokus pada “pendidikan ideologis” ketika negara terus menghadapi masalah ekonomi karena sanksi internasional dan penutupan perbatasan Tiongkok-Korea Utara.

Sementara itu, media yang dikelola pemerintah terus menekankan “patriotisme” dan kesatuan ideologis di antara warga Korea Utara.

Rodong Sinmun menerbitkan tajuk rencana pada 29 April yang menyatakan bahwa motivasi utama pembangunan negara adalah “kekuatan ideologis dan spiritual massa.”

Ia juga mengklaim bahwa “… semua anggota partai dan orang-orang yang bekerja harus menghargai kesetiaan mutlak kepada partai dan semangat patriotisme serta sepenuhnya bertanggung jawab pada tugas mereka dalam kemajuan revolusioner besar untuk membangun negara sosialis yang kuat.”

Kematian Akibat Wabah Demam 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.