Hasil Riset: Lakukan Hal Ini untuk Kurangi Risiko Serangan Jantung dan Stroke

Tensi darah. (Wikimedia Commons)
Tensi darah. (Wikimedia Commons)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Hasil penelitian membuktikan bahwa kontrol tekanan darah intensif dapat membantu mengurangi risiko detak jantung tidak teratur.

Kontrol tekanan darah secara intensif dapat mengurangi risiko atrial fibrillation (AFib), kondisi detak jantung tidak teratur yang dapat menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, gagal jantung dan serangan jantung, kata para peneliti.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Hypertension: Journal of American Heart Association, para peneliti menemukan bahwa menurunkan tekanan darah sistolik menjadi kurang dari 120 mengakibatkan risiko 26 persen lebih rendah dari AFib, dibandingkan dengan tekanan darah sistolik kurang dari 140.

“Ini adalah bukti pertama dari uji coba terkontrol secara acak yang menunjukkan manfaat dalam mengurangi risiko fibrilasi atrium sebagai akibat dari kontrol tekanan darah yang agresif ke target kurang dari 120 mm Hg,” kata penulis utama studi tersebut Elsayed Z Soliman dari Sekolah Kedokteran Wake Forest di AS.

Analisis ini, menggunakan data dari uji coba Institut Nasional Tekanan Darah Sistolik (SPRINT), termasuk 8.022 peserta studi yang secara acak menjadi satu dari dua kelompok: 4.003 peserta dalam kelompok kontrol tekanan darah intensif (target kurang dari 120 mm Hg), dan 4.019 peserta dalam kelompok penurun standar (target kurang dari 140 mm Hg).

Pantauan Selama 5 Tahun 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.