Penumpang KM Kelud yang Sempat Dicari-cari Uji Swab Bersama 105 Warga Batam Lainnya, Hasilnya Negatif

KM Kelud saat berada di Batam sebelum berangkat lagi tujuan Medan, Minggu malam.(suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Sebanyak 106 sampel swab dari pemeriksaan yang dilakukan Sabtu-Minggu (9-10/5) di Batam diperoleh hasil negatif corona.

Dari 106 sampel swab itu, termasuk satu penumpang KM Kelud yang sempat dicari-cari karena saat itu langsung menyelinap usai turun di pelabuhan.

Kabar ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi melalui grup Whatsapp, Minggu (10/5) siang.

Baca: Data Covid-19 10 Mei: Kepri Tak Ada Penambahan, di Indonesia Tambah 387 Kasus Positif Baru: Ini Sebarannya

Baca: Heboh Ular Berkepala Dua Ditemukan di Hutan, “Serigala Ular” Ini Membingungkan Para Ahli

Baca: RAMALAN ZODIAK CINTA BESOK, Senin 11 Mei 2020, Percintaan Gemini Akan Meningkat

“Tanggal 9 (Mei) kemarin ada 66 sampel, dan hari ini sampai pagi ada 40 sampel yang sudah keluar hasilnya. Dan alhamdulillah seluruhnya negatif. Ini tren yang menggembirakan,” kata Didi.

Ditegaskan, dalam 106 sampel tersebut, satu di antaranya adalah swab milik Wernandes.

Pria ber-KTP luar Batam ini sempat dicari-cari selama hampir satu bulan lamanya.

Ia juga satu-satunya penumpang KM Kelud yang turun di Batam dengan hasil rapid diagnose test (RDT) reaktif.

“Ada 30 lebih penumpang yang turun di Batam saat itu, mereka di-rapid test oleh Puskesmas. Dan hanya satu ini yang reaktif. Sempat kita cari-cari keberadaannya” katanya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.