Ibunya Terjebak Lockdown di Malaysia dan 3 Kakaknya Jalani Isolasi, Kini si Bungsu Bermain Bersama Tim Medis

Bocah bungsu dari empat bersaudara yang kini dirawat para tim medis di Kota Batam.(suryakepri.com/nando)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM, BATAM -Ayahnya meninggal. Ibu kandungnya kini masih di Malaysia karena menjadi TKW dan terkendala lockdown negara itu untuk pulang ke kampung halaman.

Sedangkan tiga kakaknya harus menjalani isolasi karena dinyatakan positif corona.

Itulah kisah yang dialami ZA, bocah umur 7 tahun warga Bengkong, Batam, Kepri.

Adanya penambahan tiga pasien positif Covid-19 di Batam menyisakan kisah haru bagi ZA, si bungsu dari empat bersaudara tersebut.

Baca: RAMALAN ZODIAK CINTA LUSA, Rabu 13 Mei 2020, 3 Zodiak Punya Rayuan Maut

Baca: BREAKING NEWS – Batam Tambah 3 Kasus Baru Positif Covid-19, Kakak-beradik dari Cluster Bengkong

Baca: Melawan Polisi, Pelaku Curanmor dan Penadah di Batam Tak Ragu Lagi Ditembak

Tiga kakaknya kini harus menjalani isolasi di rumah sakit. Ia sendiri harus dipisahkan dengan kakak-kakaknya, meskipun tiga kakaknya dalam kondisi stabil dan tanpa gangguan berarti.

Ia merupakan saudara kandung, tiga pasien baru di Batam yang dinyatakan positif corona pada Senin (11/5) di Batam, yaitu kasus nomor 40, 41, dan 42.

Kakak beradik ini merupakan tetangga dari kasus nomor 35, pasien terkonfirmasi positif dan telah meninggal dunia.

ZA bocah perempuan berusia 7 tahun 8 bulan, kini tetap menunggu kesembuhan tiga saudaranya yang saat ini berada di ruang isolasi RSUD Embung Fatimah Batam.

“Saat ini ZA berada di bawah pengawasan tim kita, dan ditempatkan di Rusun Tanjunguncang,” ujar Kadinkes Kota Batam Didi Kusmarjadi, Senin (11/5/2020) malam.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.