Bintan Kepri Ekspor Karet 1.824 Ton Senilai Rp 34 Miliar ke China, Jepang hingga USA

Petugas Karantina Pertanian Tanjungpinang saat mengecek karet yang akan diekspor (Suryakepri.com/Ist)
Petugas Karantina Pertanian Tanjungpinang saat mengecek karet yang akan diekspor (Suryakepri.com/Ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Di tengah lesunya ekonomi dunia akibat pandemi Covid-19, ekspor karet Bintan justru terus meningkat singnifikan

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Tanjungpinang kembali memfasilitasi sertifikasi ekspor karet lempengan asal Bintan, Kepulauan Riau ke berbagai negara.

Eskpor karet kali ini berjumlah 1.824 Ton senilai Rp 34,4 miliar.

Karet yang diekspor ini milik PT Pulau Bintan Djaya (PBD) yang dikapalkan melalui Pelabuhan Sri Bayintan Kijang, Bintan, Kepulauan Riau, Jumat (15/5/2020).

Baca: 14 Karyawan PT Pelindo 1 Cabang Tanjungpinang Reaktif Rapid Test, Kini Karantina di Rumah Singgah RSUD Tanjungpinang

Baca: Ular Piton Berukuran Besar Bergelantung di Atap Memangsa Binatang, Pemilik Rumah Panik

Baca: Bikin Mati Kutu, 5 Shio Paling Jago Taklukkan Orang Sombong

Tujuan negara yang akan diekspor ke Malaysia, Cina, Jepang, Montenegro, Kanada hingga USA.

Karantina Pertanian mencatat bahwa telah terjadi peningkatan permintaan karet yang diolah oleh PT PBD di Pulau Bintan, Kepulauan Riau sebanyak 11% dibandingkan ekspor karet tahun 2019 diperiode tersebut.

Tahun 2019 pada kuartal pertama tercatat ada 5.484 Ton, sedangkan di tahun 2020 sudah 6.109 Ton.

Secara ekonomi pun ada peningkatan hingga 29%, di mana tahun 2019 nilai ekonominya Rp98,7 M sedangkan di tahun 2020 sudah mencapai Rp127,5 M.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.