Wanita di Medan Rela Tebas Empat Jarinya, Polda Sumut Ungkap Rekayasa Korban Pembegalan

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin saat menginterogasi Erdina br Sihombing (tangan kiri diperban) dan dua saksi yang mengantarkannya ke rumah sakit. (foto/ist/metro24jam)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

MEDAN, SURYAKEPRI.COM – Ada-ada saja yang dilakukan orang ketika terjepit persoalan. Sebuah kasus unik ditangani Polda Sumatera Utara tekait pengakuan seroang wanita yang menjadi korban perampokan atau pemegalan di jalan.

Polisi bergerak dan berhasasil menangkap sejumlah tersangka pelaku kejahatan jalanan.

Namun setelah dikonfrontir dari puluhan tersangka pelaku kejahatan itu, tidak ada yang mengaku telah merapok atau membegal wanita bernama Erdina Br Sihombing pada awal Mei lalu itu.

Baca: Tersengat Ikan Sembilang, Pria di Batam Centre Kepri Ini Panas Dingin Semalaman

Baca: Ular Piton Berukuran Besar Bergelantung di Atap Memangsa Binatang, Pemilik Rumah Panik

Baca: Pantang untuk Menyerah, 5 Shio Ini Mendapat Keberuntungan dan Kesuksesan

Setelah diselidiki lebih lanjut, polisi akhirnya menguak bahwa pengaduan atas tindak pembegalan sebuah rekayasa. Erdina nekat sampai menebas 4 jarinya karena terpepet utang.

Kini Erdina pun justru menjadi berstatus tersangka atas aduan rekayasa itu.

Seperti dilansir Metro24jam.com, Direktorat Kriminal Umum Polda Sumatera Utara berhasil mengungkap kasus yang sebelumnya dilaporkan sebagai aksi begal sadis hingga mengakibatkan 4 jari tangan kiri Erdina Br Sihombing putus.

Setelah melakukan penyelidikan selama 2 pekan, polisi akhirnya membongkar bahwa peristiwa itu hanyalah rekayasa Erdina sendiri. Wanita itu nekat membacok keempat jari tangannya hingga putus lantaran terlilit utang.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Drs Martuani Sormin sempat memimpin pengungkapan kasus tersebut di Mapolda Sumatera Utara, Jumat (15/5/2020) sore.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.