Pemberkasan Soal Limbah di Kawasan Rempang Cate, Ini Kata Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kota (Pemko) Batam, mengakui telah menyelesaikan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sejumlah saksi terkait dumping limbah B3 di Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Batam, Kepulauan Riau.(suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kota (Pemko) Batam, mengakui telah menyelesaikan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sejumlah saksi terkait dumping limbah B3 di Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Batam, Kepulauan Riau.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kabid Penindakan DLH Pemko Batam, Endra Rica yang dihubungi melalui sambungan telephone, Rabu (20/5/2020).

“BAP memang sudah selesai, tapi kita masih akan lakukan pengecekan lebih lanjut mengenai keterangan para saksi,” tuturnya.

Baca: KPLHI Kota Batam Laporkan Aksi Dumping Limbah B3 Industri di Batam ke Polda Kepri

Baca: RAMALAN ZODIAK CINTA HARI INI, Rabu 20 Mei 2020, Hubungan Aries Harmonis

Baca: Komplotan Iptu HA Beraksi Sejak 2017: Yang Pernah Beli Diminta Lapor ke Polda Kepri

Walau demikian, pihaknya mengakui untuk proses penyelidikan lebih lanjut saat ini terkendala dengan aturan Work From Home (WFH) selama masa pandemi Covid-19.

Sementara itu, terkait BAP yang telah dilakukan Endra menuturkan bahwa sesuai dengan pengakuan Fauzan selaku pemilik PT Desa Armada Bertiga, adanya ratusan drum limbah berjenis palm oil tersebut dibeli dari pria bernama Sopingi dan transaksi dilakukan menggunakan nama PT Candra Bumi Nusantara.

Dalam hal ini, kepada pihak penyidik DLH Pemko Batam, Fauzan mengaku berperan sebagai marketing dari PT CBM.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.