Tikus Menjadi Agresif dan Kanibal di Masa Pandemi Covid-19, Kenapa Begitu?

Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

WASHINGTON, SURYAKEPRI.COM – Tikus perkotaan yang lapar menjadi angresif dan kanibal. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS  memperingatkan ancaman yang datang dari tikus di masa pandemi Covid-19.

Setelah restoran tutup dan hanya ada layanan terbatas, membuat tikus menjadi kelaparan dan semakin sulit memperoleh makanan.

Dalam seperangkat pedoman baru yang dikeluarkan, CDC memperingatkan masyarakat AS mengenai peningkatan aktivitas dan perilaku agresif tikus.

“Pemberlakuan lockdown telah menyebabkan berkurangnya makanan yang tersedia untuk hewan pengerat, terutama di daerah komersial yang padat. Beberapa yurisdiksi telah melaporkan peningkatan aktivitas hewan pengerat itu saat mencari sumber makanan baru,” kata CDC.

“Kesehatan lingkungan dan program pengendalian hewan pengerat mendapat peningkatan panggilan terkait dengan hewan pengerat dan laporan perilaku hewan pengerat yang tidak biasa atau agresif,” tambahnya.

CDC mengimbau masyarakat dan pemilik restoran untuk menutup lubang di mana tikus yang kelaparan dan agresif bisa masuk. Juga diimbau membersihkan puing-puing dan sampah yang menjadi tempat favorit hewan pengerat itu.

“Tindakan pencegahan termasuk menutup akses ke dalam rumah dan bisnis, menyingkirkan puing-puing dan semak-semak, menyimpan sampah di tempat sampah yang tertutup rapat, dan mengeluarkan makanan hewan peliharaan dan burung dari pekarangan mereka.”

Menjadi Kanibal

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.