KPPAD Kepri: Catat, Daerah Zona Merah dan Zona Kuning Jangan Paksakan Sekolah Dibuka

Komisioner KPPAD Kepri, Erry Syahrial.(Suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri sangat menyayangkan jika daerah zona merah dan zona kuning Covid-19 membuka kegiatan sekolah terkait New Normal.

Hal itu disebabkan masih adanya korban baru Covid-19, dan tren kasus pasien positif naik.

Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri, Erry Syahrial mengatakan bahwa menurut KPPAD Kepri, analisasi data korban Covid-19 untuk anak-anak di Kepri sebesar 14.5 persen, dan itu masih tinggi.

Baca: Keputusan Awal Tahun Ajaran Baru “Masih Bingung”, Walikota Batam Pilih Minta Masukan dari Para Guru

Baca: Butuh 5 Petugas Keluarkan Ular Sanca Batik dari Paralon Rumah Warga Ini

Baca: RAMALAN ZODIAK CINTA BESOK, Jumat 29 Mei 2020, Virgo Bersikaplah Teliti

“Kasus Covid-19 untuk anak-anak harus mendapat perhatian dari pemerintah, jangan hanya karena New Normal nantinya mengorbankan anak,” kata Erry Syahrial, Kamis (28/5/2020).

Erry Syahrial menjelaskan, jika pemerintah Kabupaten/Kota di Kepri memaksakan membuka sekolah, KPPAD sangat menyayangkan hal tersebut.

“Kalau pemerintah memaksa, kami harus mengedukasi dan memberikan advokasi ke pemerintah agar melihat kesiapan sekolah dan akibat jika dibukanya sekolah. Apakah pemerintah mau ada korban anak-anak,” ujarnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.