Thursday, July 18, 2024
HomeLainnyaNasionalRatusan Warga Ambil Paksa PDP Covid-19 yang Meninggal dari Rumah Sakit Makassar,...

Ratusan Warga Ambil Paksa PDP Covid-19 yang Meninggal dari Rumah Sakit Makassar, Polisi Bakal Tindak Para Pelaku

spot_img

MAKASSAR, SURYAKEPRI.COM – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menyebut warga di Kota Makassar yang membawa kabur jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) virus Corona (COVID-19) dari rumah sakit sebagai tindakan tindakan pidana.

Polisi akan memproses warga yang terbukti membawa kabur jenazah PDP Corona dari rumah sakit.

“Itu (membawa kabur jenazah dari RS) pidana dan kita akan proses. Apalagi ini berdampak pada masyarakat luas,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo di Makassar, Senin (8/6/2020).

Baca: RAMALAN ZODIAK CINTA HARI INI, Senin 8 Juni 2020, Sikap Tulus Leo Membawa Keuntungan, Waktunya Telah Tiba Libra

Baca: Satu Buaya Ditangkap, Dua Ekor Buaya Rawa di Desa Keton Lingga Masih Dipancing Keluar

Baca: Keuangan Melonjak Naik, Pasangan Shio Ini Bernasib Mujur Dapat Rezeki Melimpah

Pengambilan paksa jenazah pasien dalam pemantauan (PDP) COVID-19 oleh keluarganya kembali terjadi di kota Makassar, Sulsel.

Kali ini jenazah seorang IRT berumur 53 tahun diambil paksa oleh keluarganya dari RS Stella Maris.

“Pasien yang meninggal perempuan berumur 53 tahun, ibu rumah tangga meninggal di rumah sakit Stella Maris dengan status PDP,” ujar Kapolsek Ujung Pandang, Kompol Wahyu Basuki, pada Minggu (7/6/2020) malam.

Pasien diketahui dibawa ke RS Stella Maris dan dinyatakan statusnya sebagai pasien PDP COVID-19 pada Minggu (7/6). Kemudian sekitar pukul 19.45 WITA, pasien tersebut meninggal dunia.

Keluarga korban lalu tiba dengan jumlah besar ke RS, untuk mengambil jenazah korban. Polisi dan TNI yang berjaga di lokasi pun tidak bisa berbuat banyak menghalau keluarga pasien lantaran kekurangan jumlah personil.

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER